Cerita Grace Angeline Nikita Putri, Dunia Model Menyembuhkan Trauma

Selasa 31-03-2026,07:46 WIB
Reporter : Wendy Setiawan
Editor : Muhammad Ridho

Grace sendiri jarang ikut kompetisi model. Tapi waktu SMA pernah jadi Duta Puteri St. Louis 1 tahun 2015-2017, dia berhasil masuk sebagai finalis UBS Gold, Face Icon 2023 sebagai salah satu pemenang, dan First Place Red-A Zetizen Model 2016 yang dia banggakan.

Bagi Grace, dunia modelling itu kompleks, warna-warni. Ada asiknya dan ada pula tantangannya. Banyak orang yang dia temui. Baik orang lama maupun orang baru. Grace menjadikan setiap pertemuan itu sebagai wadah menimba ilmu baru atau saling bertukar pikiran.

"Mereka yang lebih senior juga bisa kasih banyak masukan ke aku. Jadi aku selalu belajar sesuatu yang baru dari mereka. Untuk tantangannya, beberapa job yang aku jalani itu kadang tanpa persiapan khusus," paparnya.

BACA JUGA:Cerita Warga Mojo dapat Bantuan Rombong dari Baznas Surabaya: Bermanfaat untuk Jualan Gorengan

Suatu waktu, Grace pernah dipanggil sebuah brand tanpa dia tahu merepresentasikan produk apa dan temanya seperti apa. Tapi disitulah Grace dituntut untuk profesional. Dia harus siap menggambarkan produk seusai harapan klien.

"Jadi aku harus siap untuk memenuhi ekspektasi klien. Kasarannya model itu manekin, aku harus bisa sesuai dengan ekspektasi mereka. Aku harus siap membawakan tema apapun sesuai harapan klien," ungkapnya.

Atas jerih-payahnya, Grace memang sudah layak dapat penghasilan. Grace mengaku penghasilan yang diterima dari commerce model dan photoshoot itu sudah cukup untuk dirinya sendiri, bahkan untuk keluarganya. "Walaupun memang aku masih perlu mengembangkan lagi karier modelku. Tapi setidaknya saat ini aku rasa penghasilanku sudah cukup," pungkasnya.

Kategori :