idulfitri 1447 h new

Cerita Noer Mala Febila Sari Terjun Dunia Model, Ubah Kegagalan jadi Pemantik Cahaya

Cerita Noer Mala Febila Sari Terjun Dunia Model, Ubah Kegagalan jadi Pemantik Cahaya

Noer Mala Febila Sari--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Banyak orang menilai menjadi seorang talent model adalah suatu hal yang mudah. Namun ternyata itu tidak gampang. talent model harus memiliki ketangguhan mental.

Seperti yang dialami Noer Mala Febila Sari, perempuan berusia 27 tahun asal Tegalsari. Dia merupakan seorang talent model profesional. Sejak kecil dia suka dengan dunia modelling, meski sempat terjeda karena aku fokus ke dunia seni tari. Titik baliknya adalah saat SMA, ketika dia terpilih jadi semi-finalis Gadis Sampul dan berangkat ke Jakarta.

"Meski waktu itu belum berhasil jadi finalis, kegagalan itu justru jadi pemantik buat aku untuk menekuni modeling lebih dalam lagi," kata perempuan yang akrab disapa Fella ini, Selasa 17 Maret 2026.

BACA JUGA:Cerita Wiekalyana Sotya Perdana, dari Modelling ke Konten Kreator hingga Bisnis Laundry


Mini Kidi Wipes.--

Selain karena kecintaannya pada fesyen dan kecantikan, alasan Fella terjun ke dunia modelling itu termotivasi dari kegagalan di ajang sebelumnya: ketika dia gagal masuk finalis di ajang Gadis Sampul. Dia gagal namun tak patah arang. Justru dia makin penasaran untuk menyelam lebih jauh. 

"Plus, ada sisi personal juga; dulu aku sempat mengalami bullying, jadi modelling adalah cara aku untuk membuktikan pada diri sendiri, bahwa aku punya potensi dan bisa bersinar dengan caraku sendiri," lanjutnya.


Gempur Rokok Ilegal.--

Kalau bicara piala, Fella mungkin belum banyak yang didapat dalam bentuk trofi juara satu atau penghargaan. Tapi dia bangga bisa sampai ke tahap nasional di ajang seperti Gadis Sampul, Wajah Melanox, hingga MUFFEST Next Face. 

"Pelajaran dari sana jauh lebih mahal. Alhamdulillah, sekarang justru lebih banyak dipercaya di balik layar sebagai mentor dan juri. Bagi aku, dipercaya untuk menilai dan mengajar adalah pencapaian yang luar biasa," terangnya.

BACA JUGA:Cerita Cleolita Rizky Oviani Terjun ke Dunia Model: Penasaran Ingin Coba Hal Baru

Dari sanalah dia menghasilkan uang. Meski bukan seperti gaji tetap kantoran, tapi hasilnya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan gaya hidupnya sendiri, termasuk buat nongkrong di tempat-tempat kekinian bareng teman-temannya atau klien.

Menurutnya, dunia modelling itu seru dan asik. Dia mengibaratkan ini sebuah galeri seni megah, tapi lukisannya bisa bicara. Modelling itu bagai kanvas hidup yang dimana dia sebagai talent harus bisa memberikan nyawa dan menyampaikan pesan dari pelukisnya (klien). 

"Terus dunia modeling itu punya sisi balik layar yang seru. Pasti orang-orang lihat model tuh kerjanya effortless (tanpa usaha). Tapi sebenernya untuk menjadi model tuh kita melewati Casting yang melelahkan, berdiri berjam-jam pakai heels (sepatu berhak tinggi), dan menghadapi penolakan berkali-kali," jelasnya.

Sumber: