BACA JUGA:Khofifah Tegas Larang ASN Jatim Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
Khofifah memastikan, Pemprov Jawa Timur akan mengawal penuh pelaksanaan proyek ini, mulai dari koordinasi, monitoring, hingga evaluasi lintas daerah.
BACA JUGA:Khofifah Buka Open House Lebaran di Grahadi dan Rumah Pribadi, Warga Dipersilakan Datang
"Kami pastikan seluruh proses berjalan akuntabel, transparan, dan sesuai regulasi," ucap Khofifah.
BACA JUGA:Pasar Murah Jelang Lebaran Diserbu Warga Surabaya, Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Terjangkau
Lebih jauh, ia menilai pembangunan tidak hanya ditopang kesiapan teknis, tetapi juga kekuatan sinergi.
BACA JUGA:Khofifah: Koperasi Harus Jadi Gerakan Ekonomi Kerakyatan, Bukan Sekadar Bisnis
"Ini ikhtiar bersama menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," imbuhnya.
BACA JUGA:Posko THR Jatim Terima 20 Aduan, Khofifah Ingatkan Perusahaan Bayar H-7 Lebaran
Sementara itu, Menteri Hanif Faisol menilai capaian Jawa Timur dalam pengelolaan sampah menjadi yang tertinggi secara nasional. Jawa Timur mencatat pengelolaan sampah sebesar 52,7 persen, jauh melampaui rata-rata nasional yang masih di kisaran 24,95 persen.
Gempur Rokok Ilegal -----
"Ini prestasi luar biasa. Apa yang dilakukan Jawa Timur melampaui capaian nasional," ujar Hanif.
BACA JUGA:Jawa Timur Jadi Tujuan 24,9 Juta Pemudik Lebaran 2026, Khofifah Perkuat Transportasi dan Pengamanan
Ia juga menyoroti penurunan praktik open dumping di Jawa Timur yang lebih baik dibandingkan rata-rata nasional. Menurutnya, keberhasilan ini menjadikan Jawa Timur sebagai rujukan pengelolaan sampah di Indonesia.
BACA JUGA:Kenang Try Sutrisno, Khofifah Instruksikan Pengibaran Bendera Setengah Tiang Selama Dua Hari
"Kami mengajak daerah lain belajar dari Jawa Timur. Banyak praktik baik yang bisa direplikasi secara nasional," pungkasnya. (ain)