Pemilik kendaraan disarankan memeriksa ketebalan tapak ban, kondisi dinding ban, serta memastikan tekanan angin sesuai standar.
BACA JUGA:Perawatan Motor Pasca Mudik, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan
4. Filter Udara dan Radiator Kerap Jadi Biang Masalah
Perjalanan mudik sering melewati daerah berdebu dan panas. Akibatnya, filter udara bisa cepat kotor dan mengganggu performa mesin.
Selain itu, radiator pada mobil juga wajib dicek. Jika air radiator berkurang atau coolant sudah keruh, risiko mesin overheat meningkat.
5. Aki Jangan Disepelekan, Apalagi Setelah Macet Berjam-jam
Macet panjang saat mudik membuat aki bekerja ekstra karena AC, lampu, dan sistem kelistrikan menyala terus-menerus.
Jika aki mulai lemah, gejalanya biasanya mesin sulit starter atau lampu redup. Pemeriksaan aki sederhana bisa mencegah mogok mendadak di tengah aktivitas setelah Lebaran.
BACA JUGA:Bantu Pemudik Pecah Ban Tengah Malam, Aksi Cepat Polisi Nganjuk Tuai Pujian
6. Cek Kaki-kaki dan Suspensi, Terutama Jika Banyak Lewat Jalan Rusak
Banyak jalur mudik memiliki kondisi jalan bergelombang dan berlubang. Hal ini bisa memengaruhi suspensi, ball joint, hingga shockbreaker.
Jika setelah mudik kendaraan terasa tidak stabil, bunyi “gluduk” terdengar saat melewati polisi tidur, atau setir terasa berat, sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk pemeriksaan kaki-kaki.
7. Jangan Lupa Cuci Kolong, Lumpur Bisa Jadi Musuh Besar
Bagi pemudik yang melewati hujan deras atau banjir, mencuci kolong kendaraan adalah hal penting. Lumpur yang menempel dapat memicu karat, merusak komponen, bahkan menimbulkan bau tidak sedap.
Pencucian kolong juga membantu mendeteksi kebocoran oli atau cairan lainnya.
Bengkel Ramai Usai Lebaran, Pemilik Kendaraan Disarankan Tidak Menunda.