new idulfitri

Pascabanjir, Dua Jalan Masuk Menuju Dusun Beji – Ketiron Rusak Parah

Pascabanjir, Dua Jalan Masuk Menuju Dusun Beji – Ketiron Rusak Parah

Kondisi jalan kampung menuju dusun Beji rusak parah usai air banjir menggerus lapisan pasir dan batu paving hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pasca banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan menyisakan duka. Terutama bagi warga Dusun/Desa Beji, Kecamatan Beji.

Di dusun ini, dua jalur masuk menuju kawasan tersebut hampir tidak bisa dilalui kendaraan. Terutama kendaraan roda 4. Terpaksa, warga harus memutar jalan dari gang sempit menuju dusun Luwung jika ingin keluar ke jalan raya Beji. 

BACA JUGA:Polres Pasuruan Turunkan Tim Siaga Hadapi Banjir


Mini Kidi Wipes.--

Banjir besar yang melanda wilayah tersebut tidak hanya merendam ratusan pemukiman warga. Akses jalan di Dusun Beji terlihat rusak parah akibat tergerus arus air yang sangat kuat. Dari pantauan wartawan di lokasi sejak Selasa Malam (24/3) hingga Rabu (25/3) pagi, ada sedikitnya tiga titik kerusakan infrastruktur jalan yang cukup fatal di dusun tersebut.


Gempur Rokok Ilegal -----

Titik pertama berada di jalan masuk Jl Tompo Truno. Berada di sisi barat dusun. Tepatnya di  pintu masuk utama melalui Gapura dusun. Atau berada di RT 01 dusun tersebut. Di titik ini, akses transportasi lumpuh total. Jalanan tampak seperti sungai kering ada kerusakan menyerupai lubang besar bekas tumpukan paving yang terbongkar. Disini, baik kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas.

“Ndak bisa lewat sini. Kalau mau lewat, bisa masuk gang kecil menuju sawah terus menuju ke SDN Beji I daerah Luwung sana,” ucap Cahyo Adi, Kepala Wilayah Beji. 

BACA JUGA:Jalur Pantura Kota Pasuruan Masih Lumpuh Terendam Banjir

Jika dilihat dari tata letak wilayah, Jalan Tompo Truno merupakan jalan akses keluar yang menghubungkan akses masuk Dusun Beji sisi barat. Jalur ini berada di barat Pom atau SPBU Bensin. Atau di sebelah timur Kantor Kecamatan Beji. 

Akses infrastruktur kedua yang rusak parah ada di jalan masuk menuju Dusun Beji – Ketiron. Berada di pertigaan RT 05 RW 03. Atau berada di bekas gedung Cabang Dinas Pendidikan Beji.  Jalan yang sebelumnya tersusun rapi dengan paving kini tampak luluh lantak. Paving-paving tersebut berserakan hingga menyisakan lubang menganga di tengah jalan. Tentu bisa membahayakan pengguna jalan jika melintas di ruas tersebut.

BACA JUGA:Jalur Tapal Kuda di Beji dan Rejoso Terendam, 11 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Dikepung Banjir

Oleh karena itu, sejak tadi malam warga berinisiatif memasang rambu stopan di depan jalan masuk dari jalan raya. "Kondisinya memang parah. Dulu juga pernah seperti ini. Tapi tidak separah ini,” cetus Salamun, warga lainnya. 

Akses jalan yang rusak cukup parah juga terjadi di RT 04 RW 03. Selain jalan paving yang tatanannya sudah amburadul, banjir juga menerjang pagar tembok rumah beberapa warga. Tembok rumah milik (alm) Suki dan Pak Kus jebol. "Ini jalan utama masuk dusun. Kalau kondisinya terputus begini, aktivitas warga lumpuh total. Kami berharap segera ada bantuan perbaikan paving agar jalan bisa berfungsi kembali," tutur Faizin, warga lainnya. (kd/mh)

Sumber: