SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Lebaran identik dengan suasana hangat bersama keluarga, sajian khas yang melimpah, serta waktu istirahat yang lebih panjang dari hari-hari biasa.
BACA JUGA:Cara Mengatasi Malas Kerja setelah Libur Lebaran agar Tetap Produktif di Kantor
Namun, setelah momen tersebut berlalu, tak sedikit orang justru merasakan perubahan emosi ketika masa libur berakhir. Kondisi ini dikenal sebagai "post-lebaran blues" yaitu perasaan sedih, hampa, lelah, atau menurunkan semangat setelah perayaan idulfitri usai.
Mini Kidi Wipes.--
Biasanya keadaan ini mulai terasa saat seseorang harus kembali menjalani rutinitas seperti bekerja, kuliah, maupun aktivitas sehari-harinya.
BACA JUGA:Jangan Dibuang, Kaleng Bekas Kue Lebaran Bisa Dimanfaatkan Kembali di Rumah
Salah satu pemicu utamanya adalah perubahan suasana yang cukup signifikan. Selama lebaran banyak orang terbiasa menikmati rumah yang ramai, momen kebersamaan dengan keluarga, serta aktivitas yang lebih santai.
BACA JUGA:Mengenal Lebaran Ketupat, Tradisi Unik Seminggu setelah Idulfitri
Ketika semuanya selesai, suasana mendadak kembali sunyi dan kembali ke kehidupan biasnya. Bagi beberapa orang peralihan ini bukanlah hal yang mudah diterima.
BACA JUGA:Jangan Dilewatkan! Ini Rekomendasi HP di Bawah Rp 5 Juta yang Cocok Dibeli Pakai THR Lebaran 2026
Oleh sebab itu banyak orang yang mengalami "post-lebaran blues" tidak hanya itu berikut beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan "post-lebaran blues" antara lainya:
1. Harus Kembali Ke Rutinitas
Setelah beberapa hari menikmati suasana libur. Terbiasa bangun siang, bersantai, dan menjalani hari tanpa tekanan pekerjaan, banyak orang yang berasa kembali ke rutinitas menjadi hal yang paling berat untuk dilakukan.
Perubahan dari cukup mendadak ini membuat tubuh dan pikiran menjadi kaget, sehingga mempengaruhi semangat dan kesiapan seseorang dalam menjalani aktivitas seperti biasa.