Apel Pagi dan Halal Bihalal ASN Pemprov Jatim, Khofifah Tekankan Keikhlasan dan Kebersamaan

Rabu 25-03-2026,10:59 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov) menggelar apel pagi yang dirangkai dengan kegiatan halal bihalal di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur yang diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu, 25 Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh ASN untuk merefleksikan makna ibadah puasa, terutama soal keikhlasan. Menurutnya, puasa menjadi salah satu ibadah yang paling murni karena tidak bisa diukur secara kasat mata.

"Dari semua ibadah, yang paling bisa menakar keikhlasan itu adalah puasa. Tidak ada orang yang tahu kita benar-benar berpuasa atau tidak. Tapi Allah berfirman, ‘Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya’," ujar Khofifah. 

BACA JUGA:ASN Jatim WFH Setiap Rabu, Khofifah: Tetap Kerja, Bukan Liburan!


Gempur Rokok Ilegal -----

Khofifah menegaskan, keikhlasan dalam berpuasa merupakan latihan spiritual yang harus terus dijaga dan diasah. Ia mencontohkan, seseorang bisa saja terlihat berpuasa di hadapan orang lain, namun hanya dirinya dan Tuhan yang mengetahui kondisi sebenarnya.

"Ini adalah proses pembelajaran keikhlasan yang harus kita jalani terus-menerus. Bahkan sejak kita dewasa, proses ini tidak pernah berhenti," tukasnya. 

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya momentum halal bihalal sebagai ajang mempererat kebersamaan antar ASN. Ia menyebut seluruh pegawai Pemprov Jatim adalah satu keluarga besar yang harus terus membangun kekompakan dalam melayani masyarakat.

"Kita ini satu keluarga besar sebagai insan Pemprov. Ini bagian dari team building, membangun kebersamaan dalam melayani masyarakat," ucap Emil. 

BACA JUGA:Khofifah Apresiasi 22 Tahun Tagana dan Tekankan Sinergi Ketangguhan Bencana

Emil juga mengingatkan bahwa momen Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan atas segala kekhilafan yang terjadi selama bekerja bersama.

"Dalam interaksi sehari-hari tentu tidak lepas dari kesalahan. Ini kesempatan untuk saling memaafkan satu sama lain," tuturnya. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi penanda kembalinya pelayanan publik secara penuh setelah libur Lebaran.

"Hari ini menandai kembalinya operasional 100 persen ASN. Pelayanan kepada masyarakat harus kembali berjalan optimal," pungkasnya. (Ain)

Kategori :