new idulfitri

ASN Jatim WFH Setiap Rabu, Khofifah: Tetap Kerja, Bukan Liburan!

ASN Jatim WFH Setiap Rabu, Khofifah: Tetap Kerja, Bukan Liburan!

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa ASN Jatim akan melakukan WFH setiap Rabu mulai minggu depan. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan segera menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim. Kebijakan ini dirancang berlaku rutin setiap hari Rabu dan kini tengah dimatangkan.

Penegasan tersebut disampaikan Khofifah saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 25 Maret 2026.

BACA JUGA:Fraksi PKB DPRD Jatim Dukung Kebijakan WFH PNS untuk Antisipasi Krisis Energi


Mini Kidi Wipes.--

Menurut Khofifah, kebijakan WFH yang diinisiasi pemerintah pusat bertujuan menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah. Namun, ia mengingatkan agar implementasinya tidak disalahartikan.

"WFH itu bukan WFA. Harus tetap dari rumah, sehingga bisa dipastikan yang bersangkutan benar-benar bekerja," ucap Khofifah.

Ia menilai, keberadaan keluarga di rumah justru bisa menjadi kontrol sosial untuk menjaga kedisiplinan ASN. Karena itu, produktivitas tetap harus dijaga meskipun tidak bekerja dari kantor.

"Kalau di rumah, ada keluarga yang bisa ikut memonitor bahwa yang bersangkutan benar-benar bekerja. Jadi tidak ada alasan untuk menurunkan kinerja," imbuhnya.

BACA JUGA:Bupati Fawait Cabut Kebijakan WFH, Jember Dinilai Tercepat Atasi Krisis BBM di Indonesia


Gempur Rokok Ilegal -----

Pemprov Jatim sendiri menargetkan skema WFH ini berjalan rutin setiap Rabu tanpa mengganggu pelayanan publik. Khofifah menegaskan, seluruh layanan harus tetap berjalan optimal.

"Hari ini semua layanan harus tetap berjalan 100 persen, tidak boleh ada yang terganggu," tutur Khofifah. 

Selain itu, ia juga mengingatkan agar kebijakan ini tidak dimanfaatkan sebagai celah untuk memperpanjang libur akhir pekan.

"Jangan sampai kebijakan ini justru memicu long weekend yang berlebihan dan tidak produktif," tandasnya.

Sumber: