Penilaian Skytrax didasarkan pada World Airport Survey yang melibatkan pengguna jasa dari lebih dari 100 kewarganegaraan selama periode Agustus 2025 hingga Februari 2026.
Indikator utama penilaian meliputi efisiensi waktu tunggu, optimalisasi teknologi autogate, ketersediaan jalur prioritas, hingga profesionalisme petugas di garda depan.
Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menyampaikan, prestasi ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran di Ditjen Imigrasi.
BACA JUGA:Imigrasi Soetta Hadirkan Layanan Eazy Passport untuk Pegawai Kemenko Bidang Perekonomian RI
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa layanan imigrasi di Bandara Soekarno Hatta tetap unggul dan efisien. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi demi meningkatkan pengalaman para pengguna jasa bandara dan memperkuat citra positif Indonesia di dunia internasional,” ujar Yuldi Yusman.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari transformasi digital dan kerja keras kolektif seluruh jajaran.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara. Ke depan, kami akan terus berinovasi guna memperkuat kualitas layanan serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam penilaian internasional. Penghargaan ini menunjukkan betapa pentingnya transformasi digital dan penguatan pelayanan berbasis teknologi dalam meningkatkan kualitas layanan publik,” ujar Agus, Kamis 19 Maret 2026.
Gempur Rokok Ilegal -----
Agus menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat standar pelayanan agar lebih efisien, aman, dan ramah bagi setiap penumpang.
BACA JUGA:Imigrasi Soetta Luncurkan 9 Inovasi Transformasi Layanan dan Pengawasan Keimigrasian
“Dengan dukungan dari semua pihak, kami akan terus memperkuat standar pelayanan, memperluas implementasi teknologi canggih, dan menjadikan layanan keimigrasian sebagai contoh terbaik dalam pelayanan publik di Indonesia,” tutupnya. (mik)