Ngabuburit di Grahadi, Bahas Kesiapsiagaan BBM dan LPG di Tengah Ancaman Krisis Global

Rabu 18-03-2026,17:32 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Suasana hangat terasa dalam momen silaturahmi dan buka bersama yang digelar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Selasa, 17 Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Diketahui, kegiatan ini dihadiri tiga kelompok wartawan, yakni Pokja Grahadi, Pokja DPRD Jatim, dan Forum Wartawan Sidoarjo.

Tak sekadar buka puasa bersama, acara ini juga diisi diskusi ringan namun berbobot seputar kesiapan pasokan BBM dan LPG selama Ramadan hingga Idulfitri, serta antisipasi dampak dinamika global terhadap kondisi daerah.

BACA JUGA:Kado Lebaran dari Gubernur Khofifah: Naik Trans Jatim Gratis Dua Hari!


Gempur Rokok Ilegal.--

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis sekaligus mengajak semua pihak menyambut Lebaran dengan penuh syukur.

"Terima kasih atas kehadiran teman-teman Pokja Wartawan. Selamat menyambut Idulfitri, semoga ibadah Ramadan kita diterima Allah SWT dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya dalam kondisi yang lebih baik dan sejahtera," kata Khofifah. 

Menariknya, diskusi ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Dinas ESDM Jatim Aris Mukiyono, pengamat politik Surokim Abdusomad, serta pakar komunikasi Suko Widodo.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 7,6 Miliar dan Kunjungi Pasar Murah di Gresik

Aris Mukiyono memastikan bahwa stok energi di Jawa Timur dalam kondisi aman. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan energi alternatif seperti biofuel B35 dan energi baru terbarukan (EBT), termasuk pemanfaatan panel surya.

"Stok BBM dan LPG aman. Kami juga terus dorong energi terbarukan. Saat ini sudah ada 10 UPTD yang menggunakan PLTS, dan jika diperluas bisa menekan biaya hingga 30 persen," ujar Ari. 

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Ke-13 Sebesar Rp 13,2 Miliar di Jombang

Sementara itu, Suko Widodo mengingatkan pentingnya peran media dalam menjaga persepsi publik agar tidak mudah panik, terutama di tengah isu global.

"Sering kali yang memicu kepanikan itu persepsi, bukan kondisi nyata. Di sinilah peran media untuk memberikan informasi yang menenangkan dan berimbang," ungkap Suko. 

Kategori :