menuju ultah ke-8 memorandum.co.id

Program MBG Jangkau Perbatasan Indonesia–Timor Leste Perkuat Ekonomi Lokal NTT

Program MBG Jangkau Perbatasan Indonesia–Timor Leste Perkuat Ekonomi Lokal NTT

Fasilitas Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi yang baru tuntas dibangun pemerintah di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.--

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste melalui pembangunan infrastruktur pendukung, Senin 20 April 2026.

Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pemerintah telah menuntaskan pembangunan dua unit Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nusa Tenggara Timur.


Mini Kidi Wipes.--

Kedua fasilitas tersebut berlokasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini Kabupaten Timor Tengah Utara dan PLBN Motamasin Kabupaten Malaka.

Kehadiran dapur MBG ini bertujuan meningkatkan akses gizi sekaligus memperkuat peran PLBN sebagai pusat pelayanan dan penggerak kesejahteraan warga.

Selain meningkatkan kualitas asupan gizi anak-anak, keberadaan fasilitas ini diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi lokal secara signifikan.

BACA JUGA:Santri Yatim di Karanganyar Mampu Topang Ekonomi Keluarga berkat Bekerja di Dapur MBG 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa program tersebut merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi yang sehat dan cerdas.

"Program ini juga mendorong ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, dan UMKM," ujarnya.

Menurutnya, MBG bukan sekadar program sosial melainkan bagian dari strategi pembangunan nasional yang menyentuh berbagai sektor.

BACA JUGA: Program MBG Dongkrak Penghasilan Pekerja Pabrik Tahu di Ngawi dan Tingkatkan Produksi UMKM

Ia menambahkan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan akses gizi yang layak di kawasan perbatasan.

Sementara itu, secara teknis kedua SPPG tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang memenuhi standar kebersihan tinggi.

Fasilitas utama meliputi dapur utama, area pencucian, gudang kering dan basah, hingga ruang penyimpanan peralatan yang modern.

Selain itu, tersedia pula jaringan air bersih, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta tempat pembuangan sampah untuk mendukung operasional.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

SPPG di PLBN Wini berdiri di atas lahan seluas 1.408,63 meter persegi, sedangkan SPPG di PLBN Motamasin memiliki luas lahan 1.469,12 meter persegi.

Pemerintah berharap program ini menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih tersebut. (–)

Sumber: