SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kamu sering merasa uring-uringan setiap alarm bunyi di pagi hari? Atau merasa nyawa baru terkumpul penuh setelah jam makan siang lewat? Tenang, kamu nggak sendirian.
BACA JUGA:Wajah Kusam karena Kurang Tidur? Ini Tips Glowing Kilat H-3 Lebaran
Banyak orang yang menganggap kalau jadi morning person itu bawaan lahir alias faktor genetik yang nggak bisa diubah. Tapi tahu nggak sih, penelitian terbaru membuktikan kalau bangun pagi dengan segar itu sebenarnya bisa dilatih, loh!
Mini Kidi Wipes.--
Kunci utamanya ternyata bukan cuma soal jam berapa kamu bangun, tapi bagaimana cara kamu menutup hari. Kualitas tidurmu sangat ditentukan oleh apa yang kamu lakukan satu jam sebelum memejamkan mata.
Kebiasaan scrolling media sosial sampai larut malam justru bikin otak terus "melek" karena paparan cahaya biru dari layar gawai yang menghambat hormon ngantuk.
Para ahli menyarankan buat melakukan "ritual transisi," sesimpel dengerin musik tenang, meditasi lima menit, atau baca buku fisik biar otak dapat sinyal kalau ini waktunya istirahat total.
BACA JUGA:Cara Mengatur Pola Tidur Selama Ramadan agar Tubuh Tidak Mudah Lelah
Nah, pas alarm bunyi besok paginya, musuh terbesarnya adalah tombol snooze. Memang rasanya enak banget bisa tidur lagi lima atau sepuluh menit, tapi itu justru "perangkap".
BACA JUGA:Langsung Tidur setelah Sahur Bisa Picu GERD, Ini Cara Mencegah Asam Lambung Naik saat Puasa
Tidur yang kepotong-potong malah bikin tubuh kena sleep inertia, kondisi yang bikin kamu merasa pening, lemas, dan berasa kayak "zombie" seharian.
BACA JUGA:Bahaya Langsung Tidur setelah Sahur, Picu GERD dan Asam Lambung Naik
Tips jitunya: begitu bangun, jangan langsung cari HP. Langsung buka gorden lebar-lebar atau keluar rumah sebentar cari cahaya matahari alami. Cahaya ini ampuh banget buat nyetop produksi hormon melatonin secara alami dan nge-reset jam biologis tubuhmu.
BACA JUGA:Tips Manajemen Waktu Tidur saat Puasa, Tetap Produktif Meski Sahur Jam 3 Pagi