Malas Kembali Beraktivitas? Ini Cara Atasi Post Lebaran Syndrome
Post Lebaran Syndrome membuat banyak orang kehilangan semangat setelah libur panjang.-(sumber foto: freepik)-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Post Lebaran Syndrome adalah kondisi menurunnya semangat dan produktivitas setelah libur panjang Lebaran, yang membuat seseorang merasa malas kembali ke rutinitas.
BACA JUGA:Ipang Wahid Takjub dengan Hampers Lebaran 'Ketahanan Pangan' ala Prabowo
Kondisi ini sering terjadi karena perubahan pola tidur, pola makan, serta kebiasaan santai selama libur yang mendadak harus kembali ke jadwal normal.

Mini Kidi Wipes.--
Setelah beberapa hari terbiasa bangun siang, makan tidak teratur, dan berkumpul dengan keluarga, tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali.
BACA JUGA:THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko THR Kemnaker Secara Online
Akibatnya, banyak orang merasa sulit fokus, cepat lelah, bahkan kehilangan motivasi saat mulai bekerja atau kuliah lagi.
Mengapa Post Lebaran Syndrome Terjadi?
Perubahan ritme harian menjadi penyebab utama. Selama libur, aktivitas cenderung lebih fleksibel dan santai. Ketika harus kembali ke rutinitas yang padat, tubuh mengalami “kaget” karena harus menyesuaikan ulang pola tidur dan energi.
BACA JUGA:Lebaran Diprediksi Berbeda, Bolehkah Puasa Ikut NU, Lebaran Ikut Muhammadiyah?
Selain itu, konsumsi makanan tinggi lemak dan gula saat Lebaran juga bisa memengaruhi kondisi tubuh, membuat rasa lemas dan kantuk lebih mudah muncul.
BACA JUGA:Lebaran 2026 Makin Mencekam, Danur: The Last Chapter Jadi Penutup Epik Franchise Horor Populer
Dampak yang Sering Dirasakan
Beberapa tanda Post Lebaran Syndrome yang umum terjadi antara lain:
Sumber:







