Ngabuburit UMM di Kayutangan Heritage Hadirkan Ecoprint dan Live Cooking

Jumat 13-03-2026,18:48 WIB
Reporter : Edy Riawan
Editor : Aris Setyoadji

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Universitas Muhammadiyah Malang menggelar kegiatan ngabuburit di kawasan Kayutangan Heritage dengan menghadirkan edukasi literasi, kampanye ramah lingkungan melalui batik ecoprint, serta hiburan interaktif bagi masyarakat, Jumat 13 Maret 2026.

Suasana kegiatan diwarnai tawa anak-anak, motif batik dari daun dan bunga, serta berbagai aktivitas edukatif yang menarik perhatian pengunjung yang menunggu waktu berbuka puasa.


Mini Kidi Wipes.--

Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut adalah penampilan batik ecoprint karya dosen UMM yang dikenakan putra-putri kampus.

Batik ecoprint merupakan teknik membatik yang memanfaatkan daun, bunga, dan bahan alami lainnya sehingga dikenal lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya.

BACA JUGA:Double Degree Magister Administrasi, FIA UB Tingkatkan Daya Saing Global

Penampilan tersebut sekaligus menjadi cara kreatif untuk memperkenalkan produk fesyen berbasis keberlanjutan kepada masyarakat.

Kepala Humas UMM Maharina Novia Zahro menjelaskan kehadiran batik ecoprint dalam kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap acara, tetapi juga bagian dari edukasi publik mengenai gaya hidup ramah lingkungan.

"Batik ecoprint ini kami hadirkan sebagai bentuk kampanye gaya hidup ramah lingkungan. Kami ingin menunjukkan karya kreatif dari kampus juga dapat berpihak pada keberlanjutan dengan memanfaatkan bahan alami dan tetap memiliki nilai seni yang tinggi," ujarnya.

BACA JUGA:Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut SDM Ramah Jadi Kunci Nilai Jual Pariwisata

Selain mengangkat isu keberlanjutan, kegiatan ngabuburit tersebut juga dirancang untuk menumbuhkan minat baca di kalangan generasi muda.

Untuk mendukung program tersebut, UMM menghadirkan mobil perpustakaan Kamis Membaca atau Mobil KaCa yang membawa berbagai koleksi buku bacaan anak dan remaja.


Gempur Rokok Ilegal.--

"Melalui Mobil KaCa, kami ingin membawa buku lebih dekat ke ruang publik. Literasi tidak harus selalu berlangsung di ruang kelas atau perpustakaan, tetapi juga bisa tumbuh di tengah suasana ngabuburit yang hangat dan penuh kebersamaan," pungkasnya.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan sesi live cooking yang menghadirkan tim dari Hotel Rayz UMM, salah satu unit bisnis UMM yang berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran terapan bagi mahasiswa. (edr)

Kategori :