Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Pemkab Gresik Lebarkan Jalan Raya Bungah-Dukun Sepanjang 4 Kilometer

Pemkab Gresik Lebarkan Jalan Raya Bungah-Dukun Sepanjang 4 Kilometer

Petugas Bina Marga DPUTR Gresik membongkar aspal Jalan Raya Bungah-Dukun untuk pembangunan ulang.--

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Gresik membangun dan melebarkan Jalan Raya Bungah-Dukun sepanjang kurang lebih 4 kilometer dengan anggaran Rp 13,9 miliar dari dana alokasi khusus.

Pekerjaan di ruas tersebut mencakup pelebaran sisi kanan dan kiri jalan selebar 1,5 meter. Pembangunan dimulai dari Jalan Raya Desa Bungah hingga Desa Melirang, Kecamatan Bungah.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik, Edy Pancoro, mengatakan pembangunan telah berjalan sejak akhir April 2026 dengan masa kontrak selama 180 hari.

“Sudah dimulai sejak akhir April lalu dengan kontrak 180 hari. Pembangunan ruas Bungah-Dukun ini merupakan yang terbesar tahun ini, dengan anggaran sekitar Rp 13,9 miliar dari DAK,” kata Edy Pancoro, Kamis 28 Mei 2026.

BACA JUGA:Curi Motor di Gresik Kota, Residivis Dibekuk Polisi di Jalan Raya


Mini Kidi Wipes.--

Selain pelebaran, Bina Marga juga melakukan perbaikan di titik jalan bergelombang akibat pemasangan pipa Perusahaan Daerah Air Minum beberapa tahun lalu.

Petugas menggali ulang untuk pemasangan agregat dan pemadatan sebelum dilakukan pengaspalan baru.

Selain itu, proyek tersebut juga mencakup pemasangan uditch untuk mendukung saluran air di kawasan Jalan Raya Desa Bungah.

“Yang dari Desa Bungah akan kita pasang uditch untuk saluran air di kanan dan kiri sekitar 800 meter, karena ini merupakan daerah yang padat. Ada pasar, sekolah, dan pondok pesantren juga,” tuturnya.

BACA JUGA:Dua Truk Terlibat Kecelakaan di Babat, Polres Lamongan Sigap Evakuasi dan Atur Lalu Lintas


Gempur Rokok Illegal--

Menurutnya, pembangunan telah disosialisasikan kepada warga dan perangkat desa setempat agar pelaksanaan proyek berjalan lancar serta tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita usahakan kalau sudah mulai penggalian akan segera dipasang uditch sama covernya agar bisa langsung dilewati untuk aktivitas pedagang,” ucapnya.

“Kami juga meminta kontraktor untuk selalu menyiram air agar tidak menimbulkan debu yang mengganggu warga,” tandasnya. (rez)

Sumber: