Penghubung Bondowoso–Jember Ambles, Komisi D DPRD Jatim Tinjau Pembangunan Jembatan Sentong

Rabu 04-03-2026,10:56 WIB
Reporter : Rakhmat Hidayat
Editor : Muhammad Ridho

Selain itu, Dokter Agung meminta sosialisasi segera dilakukan. Kecamatan dan kepala desa setempat menyampaikan jalur alternatif kepada warga.

“Sampaikan ada pengalihan dan ada aspal dari provinsi untuk kenyamanan. Salam untuk warga,” tambahnya.

Amblesnya jembatan membuat kendaraan roda empat dan truk dialihkan ke jalur lebih sempit. Antrean panjang pun tak terhindarkan, terutama pada jam padat.

BACA JUGA:Tanah Ambles 35 Meter di Tutur Pasuruan, Warga Khawatir Dampak Meluas

Warga mengaku kondisi tanah di kawasan ini memang rawan erosi ketika debit sungai meningkat.

Pemprov Jatim bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan BBPJN menurunkan tim teknis untuk memastikan kelayakan struktur. Pemasangan jembatan bailey kini tengah dipersiapkan.

Tujuannya jelas memulihkan konektivitas Bondowoso–Jember secepat mungkin, menjelang arus mudik Lebaran.

Dokter Agung berharap pengerjaan perbaikan segera selesai.

“Kita harus pastikan pekerjaan cepat, rapi, dan aman. Masyarakat harus bisa lewat tanpa khawatir,” pungkasnya.

BACA JUGA:Sekretariat DPRD Jatim Bagikan 1.500 Paket Takjil di Surabaya

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jember, Tutug Putro, membeberkan kondisi sebenarnya soal amblesnya Jembatan Sentong yang menghubungkan Bondowoso–Jember.

Tutug menyebut proyek penggantian jembatan itu sebenarnya sudah siap jalan. 

“Desain sudah selesai. Lelang juga sudah. Pemenang sudah ada. Kita tinggal tanda tangan kontrak saat longsor terjadi,” ujarnya.

Begitu ambles, langkah cepat langsung diambil.

“Kami koordinasi malam itu juga. Setelah melihat kondisi, diputuskan jembatan harus ditutup total. Tidak aman kalau dipaksa,” tegasnya.

BACA JUGA:DPRD Jatim Minta Satgas MBG Bertindak Cepat Usai Ditemukan Roti Berjamur dan Telur Kotor

Kategori :