SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dua pembersih kaca gedung Ascott Waterplace Apartemen Surabaya mengalami kecelakaan kerja, Senin 2 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Satu korban selamat, dan satu lainnya tewas.
Korban tewas akibat terombang-ambing disapu angin kencang, hingga tubuhnya bergelantungan terhempas ke tembok bangunan itu adalah Edy Suparno (51) warga Tambak Wedi Baru 7, Surabaya.
Mini Kidi Wipes.--
Sementara korban selamat namun menderita luka adalah Ribut Budiyanto. Pria berusia 53 tahun ini warga Tambak Wedi Baru, Tambak Wedi, Surabaya. Kini dia berada di Rumah Sakit (RS) William Booth.
BACA JUGA:Apartemen Taman Melati MERR Surabaya Disewa 2 Bulan Jadi Gudang 60 Kg Sabu
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya M Rokhim mengatakan, tewasnya Edy diduga kuat akibat hempasan angin kencang yang membuat tubuhnya terbentur ke tembok bangunan.
"Ya karena benturan ya, Mas. Jadi karena benturan, juga pasti mereka shock. Shocknya yang paling utama. anginnya terlalu kencang tadi," ujarnya.
BACA JUGA:WNA Malaysia Diadili di PN Surabaya, Sabu 60 Kilogram Disembunyikan di Apartemen MERR
Diberitakan sebelumnya, dua pekerja pembersih kaca di Ascott Waterplace Apartemen Surabaya mengalami kecelakaan kerja saat hujan deras dan angin kencang melanda, Senin 2 Maret 2026. Satu orang tewas dan satu lainnya dilarikan ke RS William Booth.
Dalam video amatir yang beredar, dua petugas pembersih kaca gedung tinggi menggunakan gondola terlihat terombang-ambing dan tersangkut tali pelindung akibat terpaan angin kencang.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya M Rokhim mengatakan, satu korban selamat telah dibawa ke RS William Booth untuk mendapatkan penanganan medis.
Gempur Rokok Illegal--
"Yang selamat dibawa ke William Booth, yang meninggal masih di sini, masih proses pemeriksaan Inafis," katanya kepada memorandum.disway.id melalui telepon.