Sebagai langkah keberlanjutan, Eri mengimbau agar warga yang sudah sejahtera memprioritaskan zakat, infak, dan sedekahnya untuk masyarakat sekitar yang masih kekurangan.
"Jika RW-nya gerak, PKK-nya gerak, KSH-nya gerak, dan warganya kompak, kesejahteraan pasti tercapai. Ini harus jadi contoh bagi RW-RW lain," tandasnya.
Sementara itu, Ketua RW 9 Lemah Putro Agung Diponegoro menyambut antusias kunjungan tersebut sebagai bukti nyata kehadiran pemimpin di tengah warga.
BACA JUGA:Soksi Surabaya Siap Bantu Wali Kota Eri Cahyadi Bangun Kampung Pancasila
Ia memaparkan, konsep Kampung Mandiri di wilayahnya didukung oleh pemberdayaan ekonomi riil, seperti budi daya lele secara swadaya.
"Melalui sistem perlindungan sosial mandiri dan gotong royong warga, kami bisa memberikan bantuan kesehatan Rp 250 ribu untuk warga yang dirawat di rumah sakit, serta santunan kematian Rp 400 ribu. Inilah lini ekonomi yang terus kami jalankan di Lemah Putro," pungkasnya. (alf)