idulfitri 1447 h new

Waspada Pencurian Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Eri Cahyadi Minta RW Terapkan Sistem Satu Pintu

Waspada Pencurian Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Eri Cahyadi Minta RW Terapkan Sistem Satu Pintu

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau pengurus RW memperketat keamanan lingkungan jelang mudik Lebaran.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan seluruh ketua RW untuk memperketat penjagaan wilayah dengan menerapkan sistem satu pintu guna mengantisipasi pencurian rumah kosong saat musim mudik Lebaran 1447 Hijriah, Senin 16 Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi kriminalitas di lingkungan permukiman yang banyak ditinggal penghuninya pulang kampung.

Dengan sistem satu pintu atau one gate system, mobilitas orang yang keluar masuk kawasan permukiman akan lebih mudah dipantau oleh petugas keamanan lingkungan.

"Saya meminta di setiap RW menggunakan satu pintu untuk akses keluar masuk agar pengawasan maksimal. Kalau semua akses dibuka, petugas keamanan RW pasti akan kesulitan memantau," ujar Eri seusai memimpin apel kesiapsiagaan di Balai Kota Surabaya.

BACA JUGA:Nyepi dan Idulfitri Berdekatan, Eri Cahyadi Tekankan Toleransi dan Keamanan Surabaya

Eri juga menekankan pentingnya komunikasi antara warga dan pengurus lingkungan.

Warga yang berencana mudik diminta melapor kepada ketua RW setempat agar rumah yang ditinggalkan dapat dipantau secara berkala.

Data rumah kosong tersebut nantinya akan diserahkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memudahkan patroli pengawasan di lapangan.

BACA JUGA:Eri Cahyadi Pastikan PPPK Paruh Waktu Surabaya Terima THR Rp 2 Juta

"Ini butuh kerja sama. Kalau RW dan petugas tahu mana rumah yang kosong, patroli bisa lebih tepat sasaran," imbuhnya.

Selain pengamanan di tingkat lingkungan, Pemkot Surabaya juga menginstruksikan jajaran Forkopimcam yang terdiri dari camat, kapolsek, dan danramil untuk aktif melakukan patroli ke pos-pos RW.

Para pejabat wilayah tersebut diminta melakukan pengecekan langsung ke poskamling guna memastikan koordinasi dengan kepolisian tetap berjalan selama 24 jam.


Gempur Rokok Ilegal.--

"Pos-pos di RW ini fungsinya vital. Nanti teman-teman kecamatan akan datang mengecek, memastikan semua aman dan terkendali," tegasnya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga tetap menyiagakan posko bencana di sejumlah titik strategis mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif.

Wali kota meminta seluruh petugas tetap siaga meskipun memasuki masa libur nasional.

BACA JUGA:Diawali Tabur Bunga Tragedi Kanjuruhan, Eri Cahyadi Buka Seleksi Banteng Jatim FC U-17

Sementara untuk akses di wilayah perbatasan kota, Pemkot memastikan tidak ada pembatasan mobilitas masyarakat.

"Fokus utama kita adalah memastikan suasana kota tetap kondusif dan nyaman. Baik bagi warga yang mudik maupun warga yang tetap tinggal di Surabaya, semua harus merasa aman," pungkasnya. (alf)

Sumber:

Berita Terkait