idulfitri 1447 h new

Malam Takbiran Lebih Tenang Tanpa Konvoi dan Petasan, Lebaran Jadi Lebih Bermakna

Malam Takbiran Lebih Tenang Tanpa Konvoi dan Petasan, Lebaran Jadi Lebih Bermakna

Malam takbiran sejatinya bukan hanya tentang kemeriahan, tetapi juga tentang makna spiritual dan kebersamaan.-(sumber foto: AI)-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menjelang Idulfitri, kepolisian dan pemerintah daerah di berbagai wilayah menegaskan larangan konvoi kendaraan, penggunaan knalpot bising, serta petasan saat malam takbiran

BACA JUGA:Kapolres Jember Izinkan Sound Horeg saat Takbiran, Tapi Haram Dibawa Keliling!

Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta mencegah risiko kecelakaan dan gangguan lingkungan, sehingga masyarakat dapat merayakan malam kemenangan dengan lebih aman dan khidmat.


Mini Kidi Wipes.--

Larangan konvoi kendaraan menjadi salah satu poin utama yang ditekankan aparat. Pawai menggunakan motor maupun mobil secara beriringan dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas. 

Selain itu, aktivitas tersebut juga kerap memicu kerumunan besar yang sulit dikendalikan.

Tak hanya itu, penggunaan petasan dan mercon juga dilarang karena dianggap membahayakan keselamatan umum. 

Ledakan yang dihasilkan tidak hanya berisiko menyebabkan luka, tetapi juga dapat memicu kebakaran dan mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

BACA JUGA:Kapolres Gresik Silaturahmi ke Pura Kerta Bumi, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama Jelang Nyepi dan Takbiran

Fenomena lain yang turut menjadi perhatian adalah penggunaan pengeras suara berlebihan atau yang kerap disebut “sound horeg”. 

Suara musik keras yang tidak terkendali dinilai mengganggu ketertiban umum dan mengurangi kekhusyukan malam takbiran yang seharusnya menjadi momen refleksi spiritual.

Sebagai langkah antisipasi, aparat kepolisian akan melakukan patroli dan penyekatan di sejumlah titik. Warga yang masih nekat melakukan konvoi akan diminta untuk putar balik demi mencegah potensi gangguan keamanan yang lebih besar.

BACA JUGA:Takbiran Berbarengan Nyepi, Ini Panduan dari Kemenag untuk Umat Islam di Bali

Agenda acara malam takbiran yang aman dan nyaman pada dasarnya adalah kegiatan yang tetap menjaga kekhusyukan ibadah, tidak mengganggu komunikasi umum, serta meminimalkan risiko bahaya. Takbiran bukan sekedar meriah, tapi juga tentang makna spiritual dan kebersamaan.

Sumber:

Berita Terkait