Nganjuk, memorandum.co.id - Ratusan warga Dusun Kedungnoyo, Desa Tritik, dan Dusun Kedungpingit, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, terkena dampak pembangunan mega proyek Bendungan Semantok. Namun warga ada yang tidak sepakat hasil appraisal untuk sebuah bidang tanah dan bangunan. Sebab, apa yang dihitung oleh tim appraisal dianggap ada perbedaan bentuk dan fisik, disamping itu harganya dinilai sangatlah murah. Namun untuk menggugat ke Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk, masyarakat tergolong miskin ini tentunya merasa berat membayar biaya panjar karena tidak boleh secara kolektif. "Keberatan nilai ganti rugi tidak sesuai mas. Dan kalau mengajukan gugatan di pengadilan, perorang bayar biaya panjar sendiri, dengan biaya sampai dua juta rupiah," papar M Nasikhul Khoiri melalui Gemmy Bagus tim Kuasa Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBH NU), selaku kuasa hukum masyarakat terdampak pembangunan Bendungan Semantok. Senin (13/7/2020). Untuk mengatasi hal tersebut, Gemmy bersama tim berkoordinasi dengan masyarakat terdampak untuk mengambil langka selanjutnya, karena menyangkut keadilan masyarakat terdampak. "Kalau tadi siang perwakilan warga terdampak sudah ke PN Nganjuk. Untuk anggaran prodeo tidak ada namun masyarakat terdampak yang gak mampu ini tetap harus membayar biaya panjar dan gugatan tidak bisa dikolektifkan, harus satu per satu (satu orang satu gugutan)," ungkapnya. Sementara, Edison Lumbu Batu Kepala Atr/BPN Nganjuk mengatakan, dari ratusan bidang hanya belasan yang setuju. " Yang setuju hanya belasan itupun dari dua desa," tuturnya. Diketahui, pembangunan Bendungan Semantok akan merelokasi dua perkampungan yakni Dusun Kedungnoyo, Desa Tritik, dan Dusun Kedungpingit, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, dengan menelan anggaran sekitar Rp 1,7 triliun. (har/tyo)
Ganti Rugi Bendungan Semantok Terlalu Murah, Masyarakat Menggugat
Senin 13-07-2020,21:30 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 16-03-2026,18:26 WIB
Usai Terkena PHK, Mantan Pekerja Pabrik Tekstil Ini Temukan Harapan Baru di Dapur MBG
Senin 16-03-2026,19:41 WIB
Dahlan Iskan: Advokat dan Wartawan Perlu Dialog Terbuka Soal Etika Profesi
Senin 16-03-2026,20:46 WIB
Mudik Lebaran, Peserta JKN Tetap Bisa Akses Layanan Kesehatan di Luar Domisili
Selasa 17-03-2026,08:35 WIB
Cerita Noer Mala Febila Sari Terjun Dunia Model, Ubah Kegagalan jadi Pemantik Cahaya
Senin 16-03-2026,18:46 WIB
Prabowo Ingin Program Perumahan Dipercepat untuk Atasi Ketidakadilan Sosial
Terkini
Selasa 17-03-2026,17:50 WIB
Jelang Nyepi dan Idulfitri, Polsek Rungkut Perkuat Koordinasi Kamtibmas di Bakesbangpol Surabaya
Selasa 17-03-2026,17:41 WIB
Motor Terbakar di Monumen Suryo Ngawi, Polisi Sigap Tangani dan Selamatkan Pengendara
Selasa 17-03-2026,17:17 WIB
Sunnah sebelum Melaksanakan Salat Idulfitri yang Dianjurkan Umat Islam
Selasa 17-03-2026,17:08 WIB
Lebaran Diprediksi Berbeda, Bolehkah Puasa Ikut NU, Lebaran Ikut Muhammadiyah?
Selasa 17-03-2026,16:44 WIB