Bahaya Langsung Tidur setelah Sahur, Picu GERD dan Asam Lambung Naik

Kamis 19-02-2026,10:03 WIB
Reporter : Mg/Nur Zuwidatul Chusnah
Editor : Ferry Ardi Setiawan

Kalori dari makanan sahur yang dikonsumsi dalam jumlah besar tidak langsung digunakan untuk aktivitas. Kebiasaan langsung tidur setelah makan berpotensi membuat kelebihan energi disimpan sebagai lemak.

4. Kualitas Tidur Memburuk

Refluks asam lambung saat tidur dapat menyebabkan tidur gelisah, sering terbangun, batuk kering, bahkan membantu gejala sleep apnea pada sebagian orang.

BACA JUGA:Tips Manajemen Waktu Tidur saat Puasa, Tetap Produktif Meski Sahur Jam 3 Pagi

5. Risiko Kesehatan Jangka Panjang

Paparan asam lambung yang terus-menerus dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan meningkatkan risiko peradangan kronis jika tidak ditangani.

Cara Mencegah GERD Akibat Tidur Setelah Sahur

Untuk menjaga kesehatan pencernaan selama Ramadhan 2026, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:

1. Beri Jeda Waktu (Minimal 2–3 Jam)

Idealnya, hindari langsung tidur setelah sahur. Beri jeda 2–3 jam agar makanan dicerna terlebih dahulu sebelum tubuh dibaringkan.

2. Lakukan Aktivitas Ringan

BACA JUGA:Bahaya Tidur dengan Rambut Terurai, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala

Manfaatkan waktu setelah sahur untuk salat subuh, membaca, atau merapikan rumah. Aktivitas ringan membantu mempercepat proses pengosongan lambung.

3. Posisi Tidur Lebih Tegak (Jika Terpaksa)

Jika rasa kantuk tidak terganggu, gunakan bantal tambahan agar kepala dan dada lebih tinggi sekitar 15–20 cm dibandingkan perut.

4. Tidur Menyamping ke Kiri

Kategori :