SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tidur langsung setelah makan sahur merupakan kebiasaan yang tidak dianjurkan karena berpotensi besar memicu GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan gangguan pencernaan lainnya.
BACA JUGA:Tak Sekadar Asam, Ini Manfaat Yoghurt untuk Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh
Berbaring saat perut masih penuh menyebabkan tekanan di dalam lambung meningkat sehingga asam lambung lebih mudah naik kembali ke kerongkongan.
Mini Kidi--
Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman seperti perih di dada, tetapi juga bisa berdampak jangka panjang bila terjadi berulang selama Ramadhan.
Secara medis, GERD terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan (sfingter esofagus bagian bawah) melemah atau terlalu relaksasi.
Saat seseorang langsung berbaring setelah makan, gaya gravitasi tidak lagi membantu menahan isi lambung tetap berada di bawah. Akibatnya, asam lambung dan sisa makanan lebih mudah naik ke atas.
BACA JUGA:Kentut Bau? Bisa Jadi Alarm Gangguan Pencernaan yang Tak Boleh Diabaikan
Berikut efek samping langsung tidur setelah sahur yang perlu diwaspadai:
1. Meningkatkan Risiko GERD (Asam Lambung Naik)
Katup antara kerongkongan dan lambung menjadi lebih relaks saat posisi berbaring. Asam lambung yang naik dapat menimbulkan sensasi terbakar di dada (heartburn), tenggorokan terasa mengganjal, rasa asam di mulut, hingga mual.
2. Memicu Nyeri Perut dan Kembung
Proses pencernaan membutuhkan posisi tubuh tegak agar berjalan optimal. Jika langsung tidur, makanan tertahan lebih lama di lambung sehingga menimbulkan rasa penuh, begah, dan tidak nyaman.
BACA JUGA:Rempah-rempah Kapulaga: Si Kecil Wangi dengan Segudang Khasiat, dari Jantung hingga Pencernaan
3. Kenaikan Berat Badan dan Obesitas