Double Degree Magister Administrasi, FIA UB Tingkatkan Daya Saing Global
Wadek Bidang Akademik FIA UB, Dr Fadillah Amin bersama para para pejabatnya --
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB, membuka program joint degree / Double Degree untuk program studi Magister Administrasi Publik (MAB). Hal itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Rektor nomor 263 Tahun 2026. Nantinya, dapat digunakan mahasiswa sebagai salah satu syarat penyetaraan ijazah.
Ijin penyelenggaraan program, mencakup tiga universitas mitra. Mulai dari Master of Internasional Community Development di Victoria University, Graduate School of Asia Pasifik Study di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) Jepang dan National Graduate Institut for Policy Studies (GRIPS) Tokyo.
BACA JUGA:Peringatan Hakordia 2025, Universitas Brawijaya Perkuat Komitmen Perangi Korupsi

Mini Kidi Wipes.--
Wakil Dekan Bidang Akademik FIA, Dr Fadillah Amin menjelaskan, double Degree MAB, telah aktif di jalankan sejak 2006 dengan perguruan tinggi mitra di Jepang.

Gempur Rokok Ilegal.--
Skemanya, satu tahun studi di MAB UB dan satu tahun berikutnya, di perguruan tinggi Jepang. Mahasiswa dibebaskan, memilih kampus tujuan studi yang menjadi mitra UB.
"Tahun ini, ada tujuh mahasiswa yang mengikuti program Dual Degree. Mereka akan berangkat September 2026. Dan di tahun lalu, ada 6 mahasiswa MAB, yang sebagian berangkat ke Victoria University di Melbourne,' jelasnya, saat memberikan keterangan media di gedung FIA UB, Kamis 12 Maret 2026.
BACA JUGA:Universitas Brawijaya Tutup Celah Kecurangan di SNPMB 2026
Fadilah Amin menjelaskan, mahasiswa di program tersebut, merupakan mahasiswa penerima beasiswa Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Bekerjasama dengan Japan Internasional Cooperation Agency dan Australia Award.
Salah satu kelebihan di program tersebut, adalah saat berada di daya bursa kerja, pengetahuan budaya dan bahasa, soft skill, daya saing global. Mahasiswa, dosen dan lembaga semakin meningkat, bagian nilai plus.
BACA JUGA:Komitmen Universitas Brawijaya Dukung Hilirisasi Inovasi Riset di Era Digital
Sementara itu, Ketua Pusat Kerjasama pendidikan internasional bergelar UPT. Global Partnership dan Reputation UB, Dadang Heru Utomo menuturkan, program double degree, merupakan program akademik berganda international.
Dikelola langsung kantor pusat UB. Menawarkan kesempatan untuk seluruh mahasiswa UB, level S1, S2 dan S3 untuk menyelesaikan studinya dengan mitra internasional. (edr)
Sumber:




