Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut SDM Ramah Jadi Kunci Nilai Jual Pariwisata
Wamenpar Ni Luh Puspa saat memaparkan materi kuliah umum di Universitas Brawijaya Malang.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wakil Menteri Pariwisata Indonesia Ni Luh Puspa menyebut sumber daya manusia (SDM) yang ramah dan berkualitas menjadi kunci utama nilai jual dunia pariwisata, Kamis 12 Maret 2026.
Hal tersebut disampaikan Ni Luh Puspa saat memberikan kuliah umum pada program studi sarjana terapan manajemen perhotelan Departemen Bisnis dan Hospitality Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya.

Mini Kidi Wipes.--
Kuliah umum tersebut mengangkat tema Smart and Sustainable Hospitality yang menyoroti perkembangan sektor pariwisata yang terus berubah mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat serta tren global, termasuk digitalisasi.
“Dunia pariwisata akan terus mengalami perubahan akibat dinamika masyarakat, termasuk digitalisasi. Namun pelayanan dari SDM yang berkualitas tetap menjadi bagian terpenting,” terang Ni Luh Puspa saat ditemui di Universitas Brawijaya.
BACA JUGA:Kejari Kota Malang Dukung Pasar Murah Pemkot untuk Jaga Stabilitas Harga Sembako
Ia menambahkan melayani dengan hati tetap menjadi kunci dalam dunia pariwisata. Hal tersebut berkaitan dengan service, hospitality atau pelayanan yang berfokus pada keramahtamahan dan kenyamanan, serta experience atau pengalaman wisatawan untuk kembali datang.
Menurutnya, pariwisata saat ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga menjadi pondasi ekonomi masyarakat.
Sektor tersebut dinilai mampu menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan sekaligus berkembang sebagai bisnis bernilai.

Gempur Rokok Ilegal.--
Saat disinggung mengenai dampak konflik di kawasan Timur Tengah terhadap wisatawan mancanegara, Ni Luh menyebut pihaknya telah mendapatkan arahan dari Menteri Pariwisata terkait penguatan pasar wisata.
“Kita memperkuat pasar di kawasan Asia yang tidak melalui jalur Timur Tengah untuk mendatangkan wisatawan. Dan kembali, SDM yang berkualitas menjadi kebutuhan utama,” pungkasnya. (edr)
Sumber:




