TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim Asep Heri menghadiri tradisi Megengan yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di halaman Masjid Al Akbar pada Minggu 15 Februari 2026 sebagai penguatan sinergi percepatan sertifikasi wakaf.
Mini Kidi--
Kehadiran Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim tersebut menegaskan dukungan instansi vertikal terhadap pelestarian budaya lokal serta penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kerukunan beragama.
Selain itu, kehadirannya menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah provinsi dan otoritas pertanahan dalam mempercepat legalitas aset keagamaan di Jawa Timur.
BACA JUGA:Perkuat Sinergitas dengan PPAT, Kakanwil BPN Jatim Lantik MPPD di 39 Kabupaten/Kota
Asep Heri menegaskan momentum Ramadan menjadi penyemangat jajaran BPN Jatim untuk menuntaskan target 40 ribu sertifikat tanah wakaf di seluruh pelosok Jawa Timur.
"Sinergi kami dengan Ibu Gubernur di momen Megengan ini mencerminkan kebersamaan kita dalam melayani umat. Salah satu fokus utama kami tahun ini adalah menyelesaikan target 40 ribu sertifikat wakaf di Jatim. Kami ingin memastikan seluruh rumah ibadah dan aset sosial memiliki kepastian hukum agar jamaah bisa beribadah dengan tenang," ujarnya.
Gempur Rokok Illegal--
Sementara itu, Gubernur Khofifah menyambut komitmen BPN Jatim tersebut. Menurutnya, percepatan sertifikasi wakaf merupakan langkah nyata dalam menjaga amanah umat.
Kerja sama antara Pemprov Jatim dan BPN diharapkan menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan tata kelola aset keagamaan terbaik di Indonesia.
BACA JUGA:BPN Tulungagung Kumpulkan PPAT, Tekankan Layanan Elektronik hingga Etika Profesi
Acara yang dihadiri ratusan jamaah itu ditutup dengan doa bersama. Bagi BPN Jatim, Ramadan bukan menjadi alasan memperlambat kinerja, melainkan pemacu produktivitas untuk mencapai target nasional, khususnya program sertifikasi tanah wakaf dan tempat ibadah melalui gerakan GEMAPATAS (Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas).