OASE Ramadan, 110 Anak Yatim Diajak Belanja Bersama Orang Tua Asuh Sehari
Endang Gatut Sunu Wibowo memakaikan baju kepada anak asuh saat kegiatan OASE Ramadan di Tulungagung.--
TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Suasana haru dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan OASE (Orang Tua Asuh Sehari) yang digelar di Tulungagung pada Ramadan 1447 H. Sebanyak 110 anak yatim piatu diajak berbelanja kebutuhan Lebaran bersama orang tua asuh selama satu hari penuh.

Mini Kidi Wipes.--
Program ini merupakan sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Baznas Tulungagung, Baznas Provinsi, Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S), serta owner Apollo Tulungagung.
Ketua K3S Tulungagung, Endang Gatut Sunu Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menunjukkan kepedulian kepada anak-anak kurang beruntung menjelang Idulfitri.
BACA JUGA:Kuota LPG 3 Kg Turun 40.727 Metrik Ton, Pemkab Tulungagung Ajukan Penambahan Jelang Lebaran
“Kita dari K3S dan BAZNAS serta owner Apollo Tulungagung memberikan santunan kepada 110 anak yatim di Tulungagung. Setiap kecamatan dibagi lalu dikumpulkan. Tujuannya menunjukkan simpati kepada mereka yang kurang beruntung, apalagi di momen Ramadan ini kita maksimalkan untuk beramal,” ujarnya.
Jika tahun sebelumnya hanya 35 anak yang menerima manfaat, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 110 anak.
BACA JUGA:Alhamdulillah! Tahun Ini PPPK Paruh Waktu Ikut Nikmati THR, Pemkab Tulungagung Siapkan Rp54,5 M
“Tahun kemarin 35 anak, sekarang jadi 110 anak. Mudah-mudahan tahun depan semakin banyak,” harapnya.
Dalam program OASE, setiap anak menerima bantuan sebesar Rp500 ribu. Dari jumlah tersebut, Rp300 ribu berupa voucher untuk berbelanja kebutuhan hari raya, sedangkan Rp200 ribu diberikan secara tunai.
Anak-anak diberi kebebasan memilih kebutuhan seperti baju, sandal, sepatu, maupun perlengkapan lainnya. Jika nilai belanja melebihi voucher, orang tua asuh diperbolehkan menambahkan secara pribadi.

Gempur Rokok Illegal--
“Ikatan emosionalnya terasa ketika menjadi orang tua sehari. Kita bisa membayangkan betapa bahagianya mereka saat mendapat baju baru untuk Idulfitri. Tidak hanya mereka yang bahagia, kita juga ikut senang bisa berbagi,” tutur Endang.
Wakil Ketua Baznas Tulungagung, Abdul Wachid, menyebut program OASE telah memasuki tahun kedua pelaksanaan dan diharapkan terus berkembang.
BACA JUGA:83 ASN Pemkab Tulungagung Terima SK Pensiun, Bupati: Ini Bukan Sekadar Acara Administratif
“Tahun sebelumnya ada 35 anak yatim piatu yang ikut. Tahun ini meningkat menjadi 110 anak. Harapan kami, tahun depan bisa lebih banyak lagi,” katanya.
Ia menjelaskan orang tua asuh berasal dari istri Forkopimda Tulungagung, istri kepala OPD, hingga istri camat se-Kabupaten Tulungagung yang mendampingi anak-anak selama satu hari penuh. (fir/fai)
Sumber:




