Progres percepatan via swakelola ini menunjukkan hasil positif. Syamsul optimistis kedua rumah pompa tersebut sudah bisa digeber untuk menyedot genangan dalam hitungan hari.
"Insyaallah minggu depan sudah bisa digunakan," imbuhnya.
Keberadaan pompa di A Yani dan Tengger Kandangan dinilai sangat krusial. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan terjadi pada Februari 2026.
BACA JUGA:Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk Sidoarjo Dikebut untuk Antisipasi Banjir
Potensi cuaca ekstrem masih mengintai, terutama fenomena hujan berdurasi singkat namun dengan intensitas tinggi yang kerap terjadi di masa pancaroba.
"Itu yang membuat kita ketar-ketir. Biasanya setelah puncak masa pancaroba, hujannya lebat meski waktunya singkat. Karena itu, operasional pompa ini sangat mendesak," pungkasnya. (alf)