Perjalanan Karier Melin Cahya Islachlaila Menembus Batas Profesi

Senin 26-01-2026,07:55 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Perjalanan karier Melin Cahya Islachlaila bermula dari dunia jurnalistik televisi, profesi yang sejak awal menjadi cita-citanya. Bergabung dengan Jawapos TV pada Agustus 2023, Melin menjalani peran sebagai jurnalis serba bisa, mulai dari kameramen, reporter, penulis naskah, hingga editor.

"Di lapangan aku benar-benar one man show. Semua aku kerjakan sendiri dan itu jadi sekolah terbaik," kata Melin, kepada Memorandum, Senin, 26 Januari 2026.


Mini Kidi--

BACA JUGA:Kisah Deninta Vasthy Berliani, Bangga Bisa Jadi Wakil 1 Ning Surabaya

Ia meliput berbagai isu strategis di Surabaya, dari pemerintahan, kepolisian, hingga sosial. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat meliput ledakan bom di Asrama Brimob Gegana hanya dengan satu ponsel untuk liputan dan siaran langsung.

Setelah sekitar 1,5 tahun berkarier, Melin memutuskan beralih ke dunia Public Relations (PR) seiring pertimbangan jam kerja dan keberlanjutan karier. Keputusan itu diambil di tengah restrukturisasi perusahaan dan berbagai peluang lain yang datang bersamaan.

"Aku ingin tetap memberi manfaat ke masyarakat, dan itu bisa aku lakukan sekarang lewat program CSR dan pemberdayaan perusahaan," ujar Melin. 

BACA JUGA:Kisah Nova Retalista, Model Media Belajar Percaya Diri dan Tanggung Jawab

Menutup karier jurnalistiknya, Melin meraih Juara 2 Lomba Jurnalistik Pemerintah Kota Surabaya Kategori Televisi 2024.

Kini, Melin dipercaya sebagai Public Relations di PT Superior Prima Sukses Tbk dan PT Superior Porcelain Sukses di bawah naungan SPS Corporate. Meski tak lagi di ruang redaksi, ia menegaskan jiwa jurnalisnya tetap hidup.

"Dunia jurnalistik itu bukan cuma soal profesi. Jiwa jurnalis akan selalu aku jaga, bahkan sekarang aku masih liputan, tapi bedanya fokus pada perusahaanku," pungkasnya. (Ain)

Kategori :