SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Umar Patek, eks narapidana teroris kasus Bom Bali I, kini menekuni usaha kopi rempah bermerek Ramu Kopi yang disajikan di Hedon Estate Cafe, Jalan Ngagel Timur, Surabaya, Jumat, 23 Januari 2026.
BACA JUGA:Dekati Warga Lewat Secangkir Kopi, Polsek Sukomanunggal Gelar Jumat Curhat di Warkop Garage Surabaya
Umar Patek diketahui bebas pada Desember 2022 dan bertransformasi dari masa lalunya menjadi barista dengan menyajikan racikan kopi rempah resep turun temurun dari ibundanya.
Mini Kidi--
Nama Ramu diambil dari nama Umar yang dibaca dari belakang dan menjadi identitas kedai kopi yang berlokasi di sudut dalam Hedon Estate Cafe.
BACA JUGA:Polsek Balongbendo Gelar Kopi Keliling
Meski tampilan wajahnya masih terkesan sangar, kesan tersebut sirna saat Umar dengan piawai mengoperasikan mesin pres kopi dan menyajikan minuman kepada pelanggan.
Fernando, salah satu pelanggan asal Jakarta, mengaku awalnya sempat ragu untuk mencoba kopi racikan Umar Patek.
“Awalnya saya memang sempat takut karena pernah dengar tentang masa lalunya. Tapi ketika langsung berinteraksi dan memesan kopinya, ternyata beliau orang yang baik dan ramah sekali,” ujar Fernando.
Selain kopi rempah sebagai menu andalan, Ramu Kopi juga menyediakan varian lain seperti Robusta Tubruk dan Arabica Ijen Banyuwangi.
BACA JUGA:Kemenkum Jatim Dampingi Penyusunan Dokumen Indikasi Geografis Kopi Robusta Kare Wilis Madiun
Saat ditemui, Umar Patek menjelaskan bahwa kopi rempah yang diraciknya berasal dari resep keluarga dan menggunakan rempah pilihan Nusantara.
“Kopi rempah ini saya racik dari rempah-rempah pilihan asli Nusantara, dan saya klaim sangat aman bahkan untuk penderita asam lambung,” ungkap Umar.
BACA JUGA:Kolaborasi UNEJ–Thailand Angkat Potensi Kopi Jember