GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tabrakan adu banteng antara sepeda motor dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Seorang pengendara sepeda motor N-Max W 6758 FC meninggal dunia dalam insiden itu.
Kabar yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.57 WIB, Rabu 14 Januari 2026. Selain korban tewas, satu orang yang berada di boncengan motor luka berat akibat benturan keras kedua kendaraan.
BACA JUGA:Adu Banteng Truk Boks Vs Motor di Kutorejo, Satu Pengendara Tewas
Mini Kidi--
Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman mengatakan, korban tewas bernama Fajar Sulistiawan (29) warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti. Ia berboncengan dengan Zulfikar Rifqi (22), warga Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik.
Dalam rekaman CCTV di lokasi, kecelakaan itu bermula ketika motor N-Max yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. Korban mengambil haluan terlalu ke kanan dan melewati marka as tengah jalan.
BACA JUGA:Dua Motor Adu Banteng di Gondang Mojokerto, Tiga Korban Meninggal Dunia
Di saat bersamaan, dari arah sebaliknya melaju mobil pikap Suzuki Carry S 8223 WN berkecepatan tinggi, dikemudikan Ahmad Sahrul Asrofi (18) warga Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Jombang.
“Karena pengendara motor mengambil haluan terlalu ke kanan dan melewati marka tengah, sehingga langsung berbenturan dengan pikap dari arah berlawanan,” ujar AKP Arif Rahman.
Dirinya mengungkap, Fajar Sulistiawan meninggal dunia usai mendapat luka fatal di bagian kepala. Sementara Zulfikar Rifqi yang berada di boncengan mengalami luka berat di kaki kanan.
BACA JUGA:Tak Fokus Saat Mendahului, Sesama Pemotor Adu Banteng di Manyar Gresik
“Pengendara motor meninggal dunia di tempat dan korban satunya luka berat dibawa ke RS Eka Husada Menganti,” ungkapnya.
Selain itu, mobil pikap yang dikemudikan Ahmad Sahrul hanya mengalami kerusakan setelah mengalami oleng dan menabrak sebuah bangunan ruko di dekat TKP. Dengan kerugian materiil mencapai Rp30 juta.
“Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Peristiwa kecelakaan tersebut masih kami proses lebih lanjut,” tandasnya.(rez)