BACA JUGA:Pemkot Madiun Tak Ambil Pusing Status Darurat Sampah dari Kementerian
Terkait pembiayaan, Maidi mengakui bahwa menempuh pendidikan magister maupun doktor membutuhkan biaya besar. Namun demikian, pemerintah kota telah menyiapkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk menanggung biaya pendidikan tersebut.
BACA JUGA: Pemkot Madiun Siapkan Mutasi Besar-Besaran ASN Bulan November
“Yang belum kuliah harus kuliah, semuanya kita biayai. Tapi disertasi dan tesis harus diambil dari lingkungan kerja di kota ini. Jadi, selain mendapat gelar, hasil penelitiannya juga bisa langsung bermanfaat bagi perkembangan Kota Madiun,” tandasnya. (aji/adi)