“Kerja Posyandu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan komunikasi menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai tantangan kesehatan di tingkat desa,” ujarnya.
Guna menambah semangat para kader, panitia juga menggelar sejumlah lomba yang berkaitan dengan kompetensi kader Posyandu. Lomba ini tidak hanya menambah daya tarik acara, tetapi juga menjadi media untuk mengukur sejauh mana pemahaman kader terhadap tugas dan fungsinya. Selain itu, berbagai sesi pelatihan teknis turut diberikan untuk memperkaya keterampilan para kader dalam pelayanan sehari-hari.
Jambore Kader Posyandu 2025 diharapkan menjadi titik penguatan bagi kader dalam menjalankan peran vitalnya di tengah masyarakat. “Dengan peningkatan kapasitas, jejaring, dan motivasi, para kader diproyeksikan mampu menggerakkan Posyandu menuju kualitas pelayanan yang lebih baik, terutama dalam mendukung pencapaian pembangunan kesehatan daerah,” pungkasnya.(war)