Sebelum berbicara tentang Piala Asia, PSSI sebaiknya menatap cermin. Mereka perlu bertanya dengan jujur: apa sebenarnya yang sedang dibangun? Apakah sekadar pencitraan jangka pendek, atau fondasi nyata untuk masa depan sepak bola Indonesia?
Karena jika jawabannya masih yang pertama, maka bersiaplah, luka seperti ini akan kembali menganga di masa depan.