BPBD Bangkalan Ingatkan Warga Mulai Waspada Bencana Hidrometeorologi

Kamis 09-10-2025,10:19 WIB
Reporter : Herry Sunaryo
Editor : Muhammad Ridho

Kawasan rawan itu  antara lain ada di areal penambangan  bukit kapur di Desa Buduran dan Desa Barbeluk, Kecamatan Arosbaya,  Desa  Jaddih dan Parseh di Kecamatan Socah,  bukit Desa Morombuh, Kecamatan Kwanyar, Bukit Desa Pendabah, Kecamatan Kamal, Bukit Kampek di Desa Pengolangan, Kecamatan Burneh, serta bukit  Desa Kampak di  Kecamatan Geger.

“Beberapa kecamatan lainnya, seperti di Kecamatan Sepulu, Kokop, Galis, Blega dan Kecmatan Konang, juga cukup rentan terjadi musibah bukit longsor. Sebab di  beberapa kecamatan itu juga banyak areal penambangan bukit kapur,” kata Zainul.

BACA JUGA:Bencana Hidrometeorologi Ancam Kota Pahlawan, DPRD Surabaya Soroti Edukasi dan Kesiapsiagaan Masyarakat

Hampir setiap tahun, musibah longsoran bukit di sejumlah kecamatan rawan itu kerap kali meminta korban jiwa. Seperti Maret 2021 lalu, musibah bencana longsor kembali terjadi di areal penambangan bukit kapur Dusun, Plebunan,   Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya. Saat itu,  Badrun (60) , penambang sepuh asal Dusun Plebunan, tewas di TKP tertimpa longsoran dinding bukit.

“Jadi sekali lagi, ketika curah hujan mulai tinggi, apa lagi dibarengi dengan cuaca ekstrim, kami berharap agar semua warga, terutama disejumlah kecatamatan  rawan musibah, agar lebih meningkatkan kewaspadaan,” pungkas Geger Susianto. 

Jika sewaktu-waktu bencana terjadi, warga diharap secepatnya melapor ke Kantor Desa, Kantor Kecamatan, Kantor Polsek atau Kantor Koramil di kecamatan. 

Ini penting  agar terjadinya musibah bisa segera diteruskan ke BPBD, Pemkab, serta  intitusi terkait lainnya di tingkat Kabupaten. Tujuannya, agar sinergitas dan kolabrorasi dalam penanggulangan  bencana, secara koordinatif bisa bergulir cepat, efektif dan terukur (ras).

Kategori :