Universitas Brawijaya Malang Sambut Suka Cita Kemerdekaan Palestina

Jumat 03-10-2025,20:41 WIB
Reporter : Edy Riawan
Editor : Aris Setyoadji

MALANG, MEMORANDUM.CO.ID – Universitas Brawijaya (UB) menyatakan dukungan penuh atas kemerdekaan Palestina sebagai bentuk komitmen terhadap nilai kemanusiaan, keluhuran budi, dan upaya mewujudkan keadilan global, Jumat 3 September 2025.

Rektor UB, Prof Widodo, menegaskan sivitas akademika akan selalu berada di barisan terdepan dalam memperjuangkan keadilan atas tragedi kemanusiaan yang menimpa Palestina.


Mini Kidi--

“Tetap berada pada barisan terdepan, untuk penegakan keadilan atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina,” terang Prof Widodo saat menyampaikan pernyataan sikap dan deklarasi kedaulatan Palestina.

Selain menyatakan sikap, UB juga mendorong tumbuhnya solidaritas melalui kegiatan ilmiah, seminar, forum internasional, serta penyaluran bantuan bagi rakyat Palestina.

BACA JUGA:Kementerian UMKM Apresiasi Ekosistem Batik Malangan

“Komitmen segenap sivitas akademika Universitas Brawijaya, kami deklarasikan. Dengan harapan tercipta masa depan dunia yang damai, adil, dan sejahtera bagi semua umat manusia,” lanjut Prof Widodo.

Komitmen ini sejalan dengan keputusan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara resmi mengadopsi Deklarasi New York untuk mendukung terwujudnya Negara Palestina merdeka pada Jumat 12 September 2025. Sebanyak 142 negara menyatakan setuju, 10 menolak, dan 12 abstain.

Indonesia sejak awal menegaskan komitmennya mendukung perjuangan bangsa Palestina sebagai amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

BACA JUGA:Padat Merayap, Arus Lalulintas Jalan Suhat Kota Malang

Deklarasi kemerdekaan Palestina bukan hanya tonggak sejarah perjuangan panjang, tetapi juga momentum bagi terciptanya perdamaian dan keadilan global.

Kategori :