Cerita Kapolsek Bubutan Selamatkan Mako Cagar Budaya dari Amuk Massa

Rabu 03-09-2025,15:28 WIB
Reporter : Wendy Setiawan
Editor : Fatkhul Aziz

Sayangnya upaya perbantuan dari warga sekitar itu kurang. Mereka masih kalah jumlah dengan para perusuh yang semakin beringas. 

Rizki dengan sigap teriak lewat HT. Dia menyampaikan butuh bala bantuan untuk menyelamatkan markasnya. Tak butuh waktu lama personel perbantuan datang.

"Karena tugas kami adalah siaga satu, perintah langsung Bapak Kapolrestabes Surabaya untuk mengamankan bangunan cagar budaya," ungkapnya.

BACA JUGA:Kapolsek Bubutan Pimpin Pengamanan Hari Buruh di Kantor Gubernur Jatim

Datangnya personel perbantuan itu tak menyurutkan niat para perusuh. Mereka malah melempar bom molotov, batu, hingga menodongkan petasan ke arah petugas.

"Satu sudah dilempar tapi tidak meledak. Anggota Reskrim Polrestabes juga ditabrak oleh satu pelaku yang bawa bom molotov. Akhirnya dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Pada waktu itu, Rizki menderita luka di jari tengahnya akibat menghalau tebasan sebuah besi yang dihunuskan perusuh ke tubuhnya  

BACA JUGA:Kapolsek Bubutan Patroli Sambang Warga Berikan Imbauan Kamtibmas

Sementara Kanit Reskrim Ipda Martinus Simanjuntak menderita luka di tangan kanan bawah siku. Waktu itu dia mencoba menangkis batu yang hendak menghujam wajahnya.

"Alhamdulillah Mako kita terselamatkan. Kerusakan hanya di mobil patroli, meja SPKT, dan water barrier. Kerugian kurang lebih sekitar Rp25 jutaan," paparnya.

Sebanyak 61 orang diamankan dalam insiden tersebut. Mereka langsung digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA:Kapolsek Bubutan Amankan Kunjungan Menteri ATR/BPN

Rizki sangat menyayangkan atas insiden upaya pengerusakan bangunan cagar budaya yang telah berumur 105 tahun. Dia menganggap hal itu merupakan kejahatan intelektual.

"Polsek bubutan ini bukan hanya kantor polisi, namun cagar budaya yang berdiri sudah ratusan tahun, sejak tahun 1920 hingga sekarang," tegasnya.

Dengan demikian pihaknya mengimbau masyarakat agar tak berbuat anarkis ketika menyampaikan aspirasi mereka. Terlebih objek sasaran perusakan adalah bangunan bersejarah.

BACA JUGA:Kapolsek Bubutan Cek Kesiapan Pos Pengamanan PTB Surabaya

Kategori :