SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Polsek Rungkut, Polrestabes Surabaya bersama TNI terus gencar melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kenakalan remaja, salah satunya melalui kolaborasi dengan pihak sekolah.
Terbaru, Bhabinkamtibmas Kelurahan Wonorejo, Aiptu Syaiful, bersama Babinsa, Serka Sudomo, melakukan koordinasi dengan para guru dan Wakil Kepala Kesiswaan MAN Kota Surabaya, Senin 01 September 2025.
BACA JUGA:Kapolsek Rungkut Ajak Pelajar SMAN 17 Surabaya Jauhi Demo dan Konvoi Liar
Diskusi tersebut berfokus pada pentingnya peran sekolah dalam membina siswa agar tidak terjerumus ke dalam kegiatan negatif.
Aiptu Syaiful secara khusus menyoroti fenomena seruan aksi unjuk rasa yang kerap menyasar pelajar. Ia mengimbau agar para siswa MAN Kota Surabaya tidak mudah terprovokasi dan terlibat dalam aksi-aksi tersebut karena dampaknya sangat merugikan.
"Kalau sampai tertangkap, bukan hanya siswa yang rugi, tetapi juga akan berimbas pada pihak sekolah dan keluarga," tegas Aiptu Syaiful.
BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Polsek Rungkut Imbau Siswa MAN Surabaya Tidak Ikut Aksi Unras
Selain itu, ia juga berpesan kepada para guru agar terus mengingatkan murid-muridnya untuk tetap fokus belajar dan tidak terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka.
Sementara itu, Kapolsek Rungkut, AKP Agus Santoso, S.H., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan sinergis antara Polri, TNI, dan sekolah merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menjauhkan generasi muda dari kegiatan negatif serta membimbing mereka agar menjadi pribadi yang berprestasi dan bermanfaat bagi bangsa," pungkas AKP Agus Santoso.