BANGKALAN, MEMORANDUM.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Bangkalan. Kali ini, gegera memacu motor degan kecepatan tinggi, pengendara motor Honda CB Nopol L 5707 ND menyeruduk Honda Scoopy Npol M 6550 GI di Jalan raya Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Jumat (18 Juli 2025 sekira pukul 08.30 pagi.
Imbasnya, pengendara Honda CB, Moch Bagas Saputra, tewas meregang nyawa di TKP. Sedangkan rekan seperjalan korban, Moch Dimas Fajar Dwi Saputra di boncengan Honda CB, menderita luka parah. Keduanya warga Jalan Tambak Windu 1/19 Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.
BACA JUGA:Satreskrim Polres Bangkalan Gulung 6 Komplotan Begal dan Curanmor, 3 Unit BB Dikembalikan
Mini Kidi--
Di sisi lain, Hasibah, emak-emak pengendara Honda Scoopy, warrga Dusun Pocogan, Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, mengalami cidera ringan. “ Ketiga korban, langsung kami rujuk ke RSUD Syamrabu di Kota Bangkalan,” kata Kanit Laka Lantas, Polres Bangkalan, Ipda Juhari.
Setelah melakukan olah TKP, Ipda Juhari bersama dua anggota Bripka Bambang dan Brigpol Furkon, juga mengamankan dua unit motor Honda CB dan Honda Scoopy, yang terlibat laka-lantas ke Mapolres Bangkalan.
”Dugaan sementara, laka lantas ini terjadi karena human error. Pengendara Honda CB melaju kencang dengan kecepatan tinggi. Atau melampau batas kecepatan,” jelas Ipda Juhari.
BACA JUGA:Jurnalis Senior Pokja Polres Bangkalan Meninggal karena Sakit, Insan Pers Larut dalam Duka
Kronologisnya, beberapa saat sebelum kejadian, Hasibah, pengendara Scoopy, yang melaju pelan di jalan raya Desa Lajing dari arah Utara, menyalakan lampu sinyal sein kanan.” Dia hendak berbelok ke sebarang kanan jalan karena akan berbelanja di salah satu toko,” ungkap Ipda Juhari.
Saat itulah, pengendara Honda CB, Moch Bagas Saputra, yang berboncengan dengan rekannya, Moch Dimas Fajar Dwi Saputra, juga melaju kencang dengan kecepatan tinggi. Juga dari Utara, tak jauh di belakang pengendara Scoopy.
“ Karena jaraknya sudah terlalu dekat, pengendara Honda CB tak sempat lagi mengendalikan kendaraan,” tandas Ipda Juhari. Perstiwa laka-lantas pun terjadilah. Honda CB nyeruduk sisi kanan motor Scoopy saat berbelok ke arah kanan jalan.
Dampaknya, Hasibah dan Scoopy yang dikedarai terpental ke arah sisi kiri jalan, sedangkan pengendara Honda CB terpental ke arah kanan jalan, kemudian membentur pohon dan tembok beton di pinggir jalan.
Akibatnya-pun fatal. Pengemudi Honda CB, Moh Bagas Saputra, menderita luka parah dan meinggal di TKP. Sedangkan korban Moch Dimas Dwi Sapura di boncengan luka cukup parah. Lengan tangan kanannya patah tulang. Sedangkan emak-emak pengendara motor Scoopy, Hasibah hanya cridera dan luka ringan.
Menyikapi tragedi ini, Ipda Juhari mewakili Kasatlantas Polres, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, kembali mengingatkan pengendara ragam jenis ranmor, baik motor R2, mobil pribadi, mobil penumpang umum (MPU), pikap dan truk angkutan barang, bus antar kota antar provinsi dan jenis kendaraan berat diimbau agar mematuhi tertib lalu-lintas.