Happy, Healthy, Wealthy (1) Your life today is essentially the sum of your habits. How in shape or out of shape you are? A result of your habits. How happy or unhappy you are? A result of your habits. How successful or unsuccessful you are? A result of your habits. Hidupmu sekarang pada dasarnya adalah kumpulan dari kebiasaanmu. Bagaimana tubuhmu: atletis atau tidak? Hasil dari kebiasaanmu. Seberapa bahagia atau tidak bahagia? Adalah hasil kebiasaanmu. Seberapa sukses atau gagal? Juga hasil dari kebiasaanmu. (James Clear, Atomic Habits) Tanpa membaca sampai tamat pun, kita sudah bisa menyimpulkan isi dari Atomic Habits karya James Clear: betapa dahsyatnya kebiasaan untuk kehidupan kita. Ramadan yang baru meninggalkan kita dua hari ini adalah pelajaran "atomic habiits" yang luar biasa. Masalahnya, masih melekatkah atau nyantolkah selama dua hari ini. Sudah dapat "new normal", kenormalan baru atau malah balik ke bad habit? Masih bangun jam 3 diniharikah? Masih tahajudkah? Masih baca kitab sucikah? Masih minum air hangat 1 literkah? Masih olah ragakah? Masih amalus sholihat lainnya kah? Hebat sekali. Atau sebaliknya: sudah tidak lagi. Sayang sekali. Silakan post test sendiri-sendiri apa great habit Ramadan kemarin masih nyantol pasca lebaran ini. Selamat kalau masih. Jika sebaliknya, tidak apa-apa. Memang ada "habit balas dendam" pada suasana lebaran seperti ini. Kembali luruskan kemudi. Mumpung baru dua hari. Motivasi mendapatkan "great habit" Ramadan warna covid yang bakal bersejarah ini harus bisa mengalahkan nafsu balas dendam tadi. Charles Duhigg, penulis The Power of Habit, mengatakan perlu perjuangan besar untuk pembentukan kebiasaan (habit formation). Ada yang mengatakan perlu repetisi 21 hari. Ada yang 30 hari. Ada juga yang seperti Robin Sharma 66 hari. Bahkan ada yang mengatakan tahunan. Lalu, bagaimana caranya membuang kebiasaan buruk, menurut James Clear ada 4 cara: 1. Buatlah tidak kelihatan 2. Buatlah tidak menarik 3. Buatlah sulit dan terakhir 4. Buatlah tidak memuaskan. Dan, inilah tips Clear agar kita punya great habit: 1. Bikinlah jelas 2. bikinlah menarik 3. Bikinlah mudah dan terakhir 4. Bikinlah puas. Perlu perjuangan untuk mendapatkannya. You are what you repeatedly do. Excellence then is not an act, it is a habit (Aristotle). Perlu habit untuk ekselen. Ramadan menfasilitasinya. Kita jaga konsistensinya. Aamiin. 25 Mei 2020 Oleh: Ali Murtadlo Presented by: Kabar Gembira Indonesia http://kabargembiraindonesia.com
Konsistensi Dua Hari Ini
Senin 25-05-2020,16:51 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,06:09 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (5): Ketika Masa Lalu Menjadi Cermin Retak
Jumat 06-11-2026,10:52 WIB
Tak Hanya Berburu Sembako Murah, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,07:32 WIB
Serap Aspirasi Buruh, Kapolresta Sidoarjo Gelar Silaturahmi dengan Pimpinan Serikat Pekerja
Jumat 06-11-2026,10:27 WIB
Diserbu Warga, Minyakita Jadi Primadona Gerakan Pangan Murah HUT ke-57 Memorandum
Terkini
Sabtu 07-11-2026,05:17 WIB
Prabowo Bakal Bangun Museum Agung Nasional di Monas, Ketum AMI Beri Dukungan
Sabtu 07-11-2026,04:27 WIB
Fadli Zon Ungkap 18 Tokoh Bakal Jadi Pahlawan Nasional, Diumumkan 10 November
Sabtu 07-11-2026,03:34 WIB
Pangdam IM Investigasi Bentrokan Pidie, Klaim Tak Ada Amunisi Tajam Digunakan
Sabtu 07-11-2026,02:29 WIB
Yusril Persilakan Komnas HAM Usut Penembakan Warga dalam Bentrokan Pidie Aceh
Sabtu 07-11-2026,01:23 WIB