BACA JUGA:Pengendara Motor Tewas Adu Banteng dengan Bus di Duduksampeyan Gresik
Selain itu, pemerintah juga akan memasang pita kejut untuk mengurangi kecepatan kendaraan besar yang sering kebut-kebutan.
“Pita kejut akan dipasang di tikungan sebelah barat Bunder. Untuk pita kejut ada beberapa titik yang dipasang,” terang Hamdi.
Memang, kondisi jalan raya nasional yang belum lama diperbaiki itu masih tergolong mulus. Sehingga pengendara tak ragu untuk beradu kecepatan di jalur tersebut.
BACA JUGA:Gagal Nyalip, Warga Bojonegoro Tewas Dilibas Truk di Duduksampeyan Gresik
Salah satu warga Duduksampeyan, M Irfan sudah tak menghitung lagi berapa truk besar yang ugal-ugalan di jalan raya Duduksampeyan. Sebagai pengendara motor, doanya lebih panjang dari jalan itu sendiri.
“Kami yang pakai kendaraan kecil setiap hari hanya bisa berdoa. Apalagi kalau ingat kecelakaan yang sedang tinggi akhir-akhir ini,” kata pengusaha warung kopi di Kebomas itu.
BACA JUGA:Jalur Tengkorak Duduksampeyan Gresik Kembali Makan Korban, Istri Tewas di Depan Suami
Oleh karenanya, dirinya mendukung inisiatif pemerintah untuk memasang pita kejut. Ia memandang, langkah tersebut dapat mengurangi pengendara yang ugal-ugalan.
“Saya harap ini bisa mengurangi pengendara ngawur di jalan. Khususnya kendaraan yang besar-besar,” harapnya.
BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Duduksampeyan Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk
Pemerintah juga akan memasang CCTV di beberapa titik untuk mempermudah pengawasan. Abdullah Hamdi menilai, tetap diperlukan ketegasan dari pihak penegak hukum terhadap pelanggaran di jalan raya.
“Median jalan dikerjakan oleh BBPJN dan diperkirakan lebaran haji sudah selesai. Untuk CCTV masih menunggu penganggaran. PJU sudah dikerjakan,” tandas Hamdi. (rez)