Surabaya, Memorandum.co.id - Aksi balapan liar kerap kali terjadi di lokasi pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) kawasan sisi timur suramadu Jalan Kedung Cowek Surabaya. Ini membuat warga resah hingga sempat memblokade jalan tersebut, apalagi di tengah wabah virus corona (Covid-19). Mendapat aduan dari warga di Kawasan Kedung Cowek, anggota dewan pun angkat bicara terkait maraknya aksi balapan liar tersebut. “Kami sangat menyayangkan kalau tiap malam dini hari selalu ada anak muda-mudi melakukan balap liar,” ujar Abdul Ghoni Muklas Niam, Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya. Aksi balap liar, menurut Sekretaris Fraksi PDIP ini, sangat membahayakan, apalagi dengan kondisi pandemi covid 19 ini. Pihaknya berharap kepada aparat hukum (kepolisian) dan orang tua untuk menasehati agar aksi balapan liar tidak terjadi. Terlebih informasinya, banyak sekali kecelakaan gara-gara balapan liar itu. “Saya akan bersikap keras terkait persoalan itu dan akan koordinasi dengan pihak-pihak yang bersangkutan, misalkan dinas PU, karena jalan itu baru 2 km selesai,” katanya. Belum selesainya pembangunan JLLB ini, Ghoni mempertanyakan karena apa, sehingga membuat keresahan warga karena bising dan banyak kerumunan. “Belum lagi kadang ada tawuran menimbulkan kenakalan remaja, kalau hal itu dibiarkan terus gimana?” ungkapnya. Pelaku aksi balapan liar, kata Ghoni, berdasar informasi yang didapatnya bukan warga asli di sana, sehingga warga setempat langsung bertindak responsif, tapi tidak sampai melakukan main hakim sendiri. “Kalau ini terjadi sangat berbahaya sekali, tapi warga hanya memblokade jalan itu,” pungkas Ghoni. Sebelumnya, warga melakukan aksi blokade atau penutupan di kawasan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak dengan pipa beton. Sudarsono, warga setempat mengatakan, selama ini warga yang berada di sekitar pembangunan JLLB resah karena akses jalan dengan panjang sekitar 2 kilometer ini kerap digunakan untuk aksi balap liar. "Sampai sekarang tidak ada pengawasan atau penjagaan. Jadi sering digunakan balapan liar," katanya. Menurut dia, pengerjaan JLLB tersebut hampir rampung dengan kondisi jalan telah teraspal mulus. Meski demikian, lanjut dia, sepanjang akses jalan milik Pemkot Surabaya ini belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU). (why/rif)
JLLB Kedung Cowek Jadi Ajang Balap Liar, Dewan Resah
Minggu 29-03-2020,17:12 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 23-06-2026,10:12 WIB
Sidang ke-2 Kasus Maidi Madiun (5): Kesaksian BKAD Perkuat Pengakuan Pengurus STIKES BHM soal CSR Rp 350 Juta
Selasa 23-06-2026,07:16 WIB
Tekankan Inovasi Tak Sekadar Aplikasi, Mas Adi: Ada Manfaat dan Solusi bagi Masyarakat
Selasa 23-06-2026,12:03 WIB
Sidang ke-2 Kasus Maidi Madiun (6): Pengembang Grand Vista Land Akui Serahkan Cek CSR Rp 350 Juta ke Rochim
Selasa 23-06-2026,13:49 WIB
Sindikat Pencuri AC Outdoor Kenpark Diringkus, Korban Rugi Rp56 Juta
Selasa 23-06-2026,09:12 WIB
Tampil Memukau dengan Karakter Bertema Alam, Universitas Adi Buana Raih Juara 1 SFF 2026
Terkini
Selasa 23-06-2026,21:50 WIB
Curi Motor di Situbondo, Kakak Beradik Asal Probolinggo Ditangkap Dalam 15 Menit
Selasa 23-06-2026,20:42 WIB
Rahasia di Buku Nikah (3): Menikah dengan Nama Palsu dan Dosa Masa Lalu
Selasa 23-06-2026,20:36 WIB
Respons Laporan Warga, Polsek Candi Datangi Lokasi Dugaan Sabung Ayam di Desa Klurak
Selasa 23-06-2026,20:27 WIB
Blunder Aliran Dana Rp 500 Juta, Sugiri Seret Nama Plt Bupati di Sidang Korupsi Ponorogo
Selasa 23-06-2026,20:21 WIB