Tiga Kandidat Dirut Perumdam Kota Madiun Jalani Wawancara Penentu, KPM Ingin Transformasi
Tiga kandidat Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun menjalani wawancara akhir di Balai Kota Madiun.--
MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Tiga kandidat Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Taman Sari Kota Madiun menjalani wawancara akhir bersama Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun selaku kuasa pemilik modal di Balai Kota Madiun, Senin 13 Juli 2026.
Dalam wawancara tersebut, Kuasa Pemilik Modal menguji pemahaman pengelolaan perusahaan daerah, kapasitas kepemimpinan, kemampuan mengambil keputusan strategis, serta visi para kandidat dalam menghadapi tantangan ke depan.
"Jadi tadi saya ingin menggali lebih kepada bagaimana menghadapi tantangan ke depan. Kota ini ingin bertransformasi, sehingga poin-poin yang saya sampaikan adalah problem, solusinya bagaimana, transformasi ke depannya PDAM ini akan sejauh apa," kata F Bagus Panuntun.
Menurutnya, setiap kandidat mendapat belasan pertanyaan untuk mengukur kemampuan dasar mengelola perusahaan daerah, dengan penekanan pada aspek manajerial dan pengambilan keputusan.
"Pengambilan kebijakan-kebijakan yang jadi poin utama. Terkait teknis, saya yakin kalau teknis semuanya bisa berjalan selama ini. Tetapi dalam hal mencari seorang direktur, beberapa poin yang tadi saya sebutkan itu yang penting," ujarnya.
BACA JUGA:Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun Butuh Pemimpin Kuat, DPRD Minta KPM Pilih Dirut Terbaik

Gempur Rokok Illegal--
Tiga kandidat yang mengikuti tahapan wawancara akhir adalah Jamaluddin, Joko Nugroho, dan Sukoharjono.
Berdasarkan hasil wawancara, F Bagus Panuntun menilai ketiga kandidat memiliki kemampuan yang relatif berimbang dan mampu menjawab seluruh pertanyaan dengan baik.
Selain itu, penentuan direktur utama juga mempertimbangkan akumulasi nilai dari panitia seleksi serta rekam jejak masing-masing kandidat.
BACA JUGA:Tiga Kandidat Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun Masuk Tahap Akhir
Sementara itu, masa jabatan jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Taman Sari periode sebelumnya berakhir pada 14 Juli 2026 dan selama proses penetapan direktur definitif perusahaan dipimpin Pelaksana Tugas Budi Wibowo selaku Dewan Pengawas.
"Sesegera mungkin supaya tidak dipimpin Plt. Karena ini akan saya dorong terus untuk melanjutkan yang kemarin sudah ada, yang kurang baik diperbaiki," pungkasnya. (ggi/adi)
Sumber:






