iklan bhayangkara
Pildun Banner

Modus Tanya Alamat, Motor dan Ponsel Pelajar Pasuruan Raib

Modus Tanya Alamat, Motor dan Ponsel Pelajar Pasuruan Raib

Petugas unit reskrim mendatangi TKP.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Nasib nahas menimpa Muhammad Deni Fadhil (16). Pelajar asal Desa Kandung Kecamatan Winongan, Kabupaten PASURUAN ini menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh dua pria tak dikenal di Jalan Raya Mendalan, Kecamatan Winongan, Minggu 5 Juli 2026. Akibat aksi tipu daya tersebut, korban harus merelakan sepeda motor dan telepon genggamnya dengan total kerugian mencapai Rp27,5 juta.

Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, membenarkan adanya peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.20 WIB tersebut. 

BACA JUGA:Komplotan Jambret Sadis Modus Tanya Alamat Digulung Polres Magetan


Mini Kidi Wipes.--

Menurut keterangan Nanang, kejadian bermula saat korban dalam perjalanan pulang dari Kota Pasuruan bersama rekannya.

"Saat melintas di Jalan Raya Mendalan, korban dihampiri dua pria yang mengendarai sepeda motor Honda Fazzio warna hitam. Pelaku meminta korban berhenti dengan alasan ingin bertanya," ujar Nanang Abidin, Senin 6 Juli 2026.

BACA JUGA:Modus Tanya Alamat, Wanita Pasuruan Jadi Korban Jambret

Dalam melancarkan aksinya, salah satu pelaku berpura-pura meminta tolong kepada korban untuk menemui pamannya. 

Pelaku beralasan ingin meminta bantuan korban agar menjelaskan kepada sang paman bahwa sepupunya sedang mengerjakan tugas kelompok.

Karena merasa iba dan percaya, korban akhirnya bersedia ikut berboncengan dengan salah satu pelaku. 

BACA JUGA:Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota Ringkus Pengedar Sabu di Kraton

Sebelum pergi, korban sempat menitipkan ponselnya serta kunci sepeda motor Honda Vario 125 miliknya kepada rekan yang menunggu di lokasi.

"Di saat itulah, pelaku lainnya melancarkan aksinya. Ia meminta ponsel korban dan membawa kabur sepeda motor Vario milik korban dengan dalih akan menyusul ke lokasi tempat korban berada," jelas Kapolsek.

Sementara itu, korban yang dibawa berkeliling oleh pelaku ke area Desa Mendalan justru diturunkan di sebuah area pemakaman dengan alasan pelaku hendak menjemput saudaranya. 

Sumber: