Sinergi Pemkab Bangkalan dan PBNU Jelang Penutupan Munas-Konbes NU 2026
Suasana Kerjasana Pemkab-PBU NU dalam rangka Pematangan jelang penunutupan Munas Konnhes NU di Kampus STAI Syaichona Moh Cholil Bangkalan--
BANGKALAN,MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU Tahun 2026 yang akan digelar di Kampus STAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan.
Kesiapan tersebut ditandai dengan peninjauan lapangan yang dilakukan Sekretaris Jenderal PBNU KH Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Bupati Bangkalan Lukman Hakim, jajaran Forkopimda, pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil, serta pengurus NU se-Madura, Jumat (19/6/2026).
BACA JUGA:Munas II Aremania di Kota Batu, Momentum Perkuat Persaudaraan dan Pergerakan Ekonomi Daerah

Mini Kidi Wipes.--
Peninjauan difokuskan pada kesiapan lokasi acara, akses kedatangan tamu, fasilitas pendukung, hingga aspek pengamanan yang akan menjadi perhatian utama saat pelaksanaan penutupan Munas-Konbes NU.

Gempur Rokok Illegal--
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun tamu undangan.
"Ini merupakan kehormatan bagi Kabupaten Bangkalan. Kami terus berkoordinasi dengan PBNU, aparat keamanan, serta seluruh pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan penutupan Munas-Konbes NU berjalan lancar, aman, dan tertib," ujarnya.
Sementara itu, Gus Ipul menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan agenda nasional tersebut, terlebih lagi acara penutupan dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, seluruh elemen mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, pesantren, hingga warga NU di Madura memiliki peran penting dalam menyukseskan acara.
Berbagai aspek teknis turut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Agung Bangkalan, mulai dari penataan lokasi, pengaturan peserta, kesiapan infrastruktur pendukung, akses lalu lintas, hingga skenario pengamanan kawasan.
BACA JUGA:PBNU Bakal Bahas Polemik Konsesi Tambang dan Mekanisme AHWA di Munas-Konbes Kediri
Selain menjadi agenda penting bagi organisasi, penutupan Munas-Konbes NU juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran Bangkalan sebagai salah satu daerah yang memiliki keterkaitan historis dengan perjalanan Nahdlatul Ulama.
Sumber:






