Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Stok Beras Nasional Cetak Sejarah Terbanyak, di Tulungagung Surplus

Stok Beras Nasional Cetak Sejarah Terbanyak, di Tulungagung Surplus

Menteri Pertanian dan Dirut Bulog mengecek persediaan beras--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kabar menggembirakan datang dari sektor pangan. Stok beras nasional per 23–24 April 2026 resmi mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan angka mencapai 5.000.198 ton. Data dari Bulog RI menunjukkan pasokan tersebut didominasi oleh Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia.

Tak hanya di tingkat nasional, kondisi surplus juga dirasakan di daerah. Di Tulungagung, stok beras bahkan disebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Bulog Tulungagung Gencarkan Serapan Gabah dan Jagung Selama Ramadan 2026


Mini Kidi Wipes.--

Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya memiliki cadangan beras mencapai sekitar 60.000 ton, meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 29.000 ton.

“Stok kita ini cukup untuk lebih dari satu tahun. Jumlahnya sekitar 60.000 ton, ini dua kali lipat dibanding tahun lalu. Stok ini kita siapkan untuk empat kabupaten dan bisa disalurkan melalui berbagai penugasan pemerintah,” ujar Yonas saat ditemui di Gudang Bulog Ngujang, Jumat 24 April 2026.

BACA JUGA:Bulog Gerak Cepat di Awal Tahun, Serap Hampir 20 Ton Gabah Petani Tulungagung

Menurutnya, stok tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan kepada masyarakat, hingga cadangan untuk penanganan bencana.

“Cadangan ini ada yang berasal dari pemerintah pusat maupun daerah. Jadi kita pastikan semuanya siap digunakan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Terkait penyaluran bantuan pangan, Yonas mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah mencapai sekitar 30 persen dari total target penerima manfaat.

BACA JUGA:Jelang Nataru, Bulog Pastikan Komoditi Pangan di Tulungagung Stabil

“Untuk bantuan pangan sudah tersalurkan sekitar 30 persen. Tidak ada kendala berarti, hanya kita menyesuaikan kesiapan masing-masing desa agar masyarakat penerima bisa hadir saat penyaluran,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa beras bantuan akan dikemas ulang (repack) dalam ukuran 10 kilogram menjelang proses distribusi, guna memastikan kualitas dan ketepatan sasaran.

Melimpahnya stok beras ini tak lepas dari strategi penyerapan yang dilakukan lebih awal, serta dukungan kondisi cuaca yang baik sehingga hasil panen petani meningkat.

Sumber:

Berita Terkait