new idulfitri

Benang Kesabaran Putus, Warga Puger Ancam Blokade Total Jalur Operasional PT Imasco Asiatic

Benang Kesabaran Putus, Warga Puger Ancam Blokade Total Jalur Operasional PT Imasco Asiatic

Antrean truk raksasa pengangkut semen yang memanjang dari Desa Grenden hingga Kasiyan, memicu kemarahan warga--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Benang kesabaran warga Kecamatan Puger akhirnya putus. Bukan lagi sekadar gertakan, ribuan warga dari Desa Grenden hingga Kasiyan Timur kini bersiap melakukan aksi blokade total terhadap operasional PT Semen Imasco Asiatic. Jeritan warga atas teror truk raksasa di jalur permukiman kini berubah menjadi kemarahan kolektif yang tak terbendung.

“Sabar itu ada batasnya, dan kami sudah berdiri di titik nadir,” tegas Muhammad Suja’i, salah satu tokoh masyarakat setempat dengan nada bergetar saat ditemui di kediamannya, Jumat 17 April 2026.

BACA JUGA:Dengar Keluhan Warga, Gus Fawait Longgarkan Jam Operasional Truk Imasco Demi Urai Kemacetan


Mini Kidi Wipes.--

Gelombang protes ini merupakan akumulasi luka sejak 2023. Rentetan kecelakaan maut yang merenggut nyawa seolah menjadi pemandangan kelam setiap hari. Jalan desa kelas III yang secara hukum hanya mampu menahan beban maksimal 8 ton, justru dihantam setiap saat oleh truk-truk raksasa berbobot hingga 30 ton.

Ironisnya, kesepakatan jam operasional yang ditandatangani pada 28 April 2025 kini dianggap warga tak lebih dari sekadar janji kosong. Truk-truk bermuatan jumbo tetap melenggang di jam sibuk, mengancam keselamatan anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas.

BACA JUGA:Urat Nadi Ekonomi Terancam Lumpuh, Jalan Akses Kolam Labuh Puger Hancur Tergerus Abrasi

“Perjanjian itu dikhianati secara telanjang di depan mata kami. Mereka melanggar terang-terangan seolah keberadaan kami tidak dianggap,” ketus Arif, warga Sadengan Timur.

Luka sosial kian menganga seiring munculnya dugaan adanya upaya adu domba di tengah masyarakat serta matinya ekonomi lokal. Ratusan pengusaha batu gamping rakyat yang menjadi tulang punggung desa kini bertumbangan, terhimpit oleh dominasi korporasi besar.

“Ini namanya pembunuhan ekonomi secara perlahan. Kami disingkirkan dari tanah kami sendiri,” keluh warga lainnya dengan nada pedih.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Kini, wilayah Puger berada di ambang ledakan sosial. Warga menegaskan jika tidak ada perubahan nyata dan ketegasan dari otoritas terkait, blokade jalan adalah harga mati yang akan mereka ambil. “Apapun risikonya, meski nyawa taruhannya, kami akan tutup jalan itu!” tutup Suja’i menggelegar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Semen Imasco Asiatic masih memilih bungkam. Upaya konfirmasi yang dilakukan tidak mendapatkan jawaban, menambah kesan abai terhadap bara konflik yang tengah menyala di tengah masyarakat.(Fbr)

Sumber:

Berita Terkait