new idulfitri

Tembus 1 Juta Kasus Tuberkulosis, DPRD Jatim Ingatkan Penanganan Serius

Tembus 1 Juta Kasus Tuberkulosis, DPRD Jatim Ingatkan Penanganan Serius

Anggota DPRD Jatim soroti tingginya kasus tuberkulosis di Indonesia.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur menilai tembusnya 1 juta kasus tuberkulosis di Indonesia menjadi peringatan serius bagi pemangku kebijakan, Kamis 9 April 2026.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr Benjamin Kristianto, menegaskan angka tersebut bukan sekadar statistik.


Mini Kidi Wipes.--

“Ini bukan angka kecil. Satu juta kasus TBC menunjukkan bahwa kita sedang menghadapi ancaman nyata yang harus ditangani secara serius dan terstruktur,” tegas Benjamin Kristianto.

Menurut politisi Partai Gerindra, tingginya kasus TBC dipengaruhi berbagai faktor klasik.

Di antaranya kepadatan penduduk, sanitasi yang belum merata, serta rendahnya kesadaran masyarakat melakukan deteksi dini.

BACA JUGA:Perjuangkan Hak Difabel, Komisi E DPRD Jatim Matangkan Raperda Layanan Kesehatan dan Lapangan Kerja

Karena itu, penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara sektoral.

Ia menilai diperlukan sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

“Penanganan TBC tidak cukup hanya di sektor kesehatan. Harus ada kolaborasi dengan sektor lain, termasuk perbaikan lingkungan, edukasi masyarakat, dan penguatan layanan kesehatan di tingkat bawah,” ujarnya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Di Jawa Timur, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak lengah terhadap potensi penyebaran.

Dengan jumlah penduduk besar, risiko penularan dinilai tinggi jika tidak diantisipasi secara konkret.

Ia mendorong penguatan program skrining aktif, terutama di wilayah berisiko tinggi.

BACA JUGA:Fraksi Golkar DPRD Jatim Ingatkan Dampak Kekeringan

Selain itu, ketersediaan obat dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan juga harus diawasi.

“Jangan sampai pasien putus obat. Itu berbahaya karena bisa memicu resistensi,” tandasnya.

BACA JUGA:DPRD Jatim Dorong Penyelesaian Konflik Jalan Pandugo Surabaya

Ia berharap tingginya kasus menjadi momentum percepatan eliminasi TBC sesuai target nasional.

“Ini harus jadi alarm bagi kita semua agar TBC tidak terus menjadi beban kesehatan,” pungkasnya. (day)

Sumber: