Cara Mudah Memilah Telur Segar dan Layak Konsumsi agar Masakan Tetap Sehat
Ilustrasi melakukan metode uji air untuk memastikan kesegaran telur sebelum digunakan sebagai bahan masakan sehari-hari.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Telur merupakan bahan olahan primadona dapur yang menjadi penyelamat saat memasak namun kualitasnya sangat berpengaruh pada rasa serta kesehatan.
Memilah telur sering kali dianggap sepele padahal mengonsumsi telur busuk dapat menyebabkan masalah kesehatan dan merusak cita rasa masakan.
Cara mudah yang dapat dilakukan adalah dengan metode uji air yaitu memasukkan telur ke dalam wadah berisi air.
Telur yang masih segar dan baik akan tenggelam sempurna secara mendatar sementara telur kurang baik posisinya akan tegak.
Apabila telur mengapung di permukaan air maka hal tersebut menandakan bahwa telur sudah busuk dan tidak layak dikonsumsi.
BACA JUGA:NCT JNJM Umumkan Fan Meeting DUALITY: Jakarta Masuk Daftar Kota Tur
Berikutnya masyarakat perlu memperhatikan kondisi cangkang yang bersih, tidak retak, serta tidak berlendir sebagai tanda kualitas yang baik.
Jika permukaan telur terasa lengket atau mengeluarkan bau tidak sedap meski belum dipecahkan maka itu menjadi tanda bahwa telur sudah mulai rusak.

Mini Kidi Wipes.--
Cangkang yang retak juga patut diwaspadai karena memungkinkan bakteri masuk ke dalam bagian dalam telur.
Langkah lainnya adalah dengan mengguncang telur secara perlahan karena telur segar biasanya tidak mengeluarkan suara saat digoyangkan.
Jika terdengar bunyi seperti cairan bergerak di dalamnya maka kualitas telur sudah menurun akibat bagian dalam mulai encer karena proses pembusukan.
Saat sudah dipecahkan, telur segar memiliki kuning telur yang bulat dan utuh serta putih telur yang kental.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Sebaliknya telur busuk akan mengeluarkan bau menyengat yang khas bahkan sebelum mulai dimasak di atas kompor.
Dengan mengetahui cara tersebut masyarakat dapat terhindar dari risiko gangguan kesehatan akibat mengonsumsi bahan pangan yang tidak layak.
Langkah sederhana ini sangat membantu menjaga kualitas makanan keluarga agar tetap sehat dan bergizi setiap hari.
Sumber:







