Wanita Surabaya Diduga Tipu Emak-Emak Rp 1,5 M dengan Modus Jual Sembako Murah
Terduga pelaku menunjukkan identitas kepada para korban.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sebanyak 15 emak-emak menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh wanita berinisial EA asal Pabean Cantikan dengan kerugian total mencapai Rp 1,5 miliar melalui modus penjualan sembako murah, Selasa 7 April 2026.
Terduga pelaku diduga menyediakan sembako dengan harga lebih murah untuk menarik minat korban.

Mini Kidi Wipes.--
Salah satu korban, Meidiana mengatakan, ia mengenal terduga pelaku melalui media sosial Instagram dan juga merupakan teman adiknya.
Dalam setahun terakhir, Meidiana berjualan berbagai jenis sembako.
BACA JUGA:Tergiur Harga Murah, Wanita Asal Surabaya Menjadi Korban Penipuan Catering Wedding
"Saya dikasih info adik saya dan tetangga, kalau ER (EA) ini jual sembako lebih murah dari agen. Dia jual beras, minyak, gula, memang harganya miring dari agen," kata Meidiana.
Karena mengenal adiknya, Meidiana mengaku percaya dan mulai memesan sembako kepada EA pada awal Februari 2026.
Pesanan pertama dan kedua berjalan lancar tanpa kendala dan barang dikirim tanpa jasa pengiriman.
BACA JUGA:Waspada Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Waspada Kenali Modus Link Palsu
"Saya order lagi yang ketiga yang dijanjikan PO sebelum lebaran. Setelah mendekati lebaran, saya chat menanyakan soal pengiriman ketiga ini. Erika menjawab pengiriman full dikirim setelah lebaran," terang Meidiana.
Ia mengaku awalnya tidak curiga karena dua kali transaksi berjalan lancar.
Namun, setelah Lebaran, EA membuat grup berisi 15 korban dan menyampaikan permintaan maaf karena pengiriman meleset serta barang tidak tersedia.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
"Kami semua korban langsung ke tempat tinggal EA yang dikontrak selama dua bulan di daerah Tambak Wedi. Ternyata EA menipu semua korban. Uang orderan semua korban dibuat gaya hidup dia dan suami yang suka main judol," bebernya.
Akibat kejadian tersebut, Meidiana mengalami kerugian Rp 7,8 juta dan adiknya Riska mengalami kerugian Rp 27 juta.
BACA JUGA:Penipuan Lowongan Kerja Pilot Jalur VVIP Terbongkar, Sosialita Vianty TJP Ditahan
Menurut Meidiana, para korban mayoritas merupakan teman dekat dan teman sekolah EA dengan total kerugian sekitar Rp 1,5 miliar.
"Korban teman adik saya ada Rp 170 juta dan Rp 600 juta. Kerugian beragam. Sekarang terlapor EA sudah diamankan di Polda Jalan Ahmad Yani," pungkasnya. (fdn)
Sumber:







